Minggu, 20 April 2025

Materi Ajar Senin 21 April 2025

Hari/Tanggal                              : Senin, 21 April 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. Matematika                   : Keliling dan Luas bangun datar

2. Bahasa Indonesia         : Sayangi Bumi

3. Seni Budaya                  : Motif Ragam Hias

Media Pembelajaran                  : Video/PPT, Bangun datar, LKPD

Model Pembelajaran                  : PBL, PJBL ( Project Based Learning), Kooperatif

Metode Pembelajaran                : Drill, proyek, diskusi, ceramah, tanya jawab

                                                          penugasan                                                 

                                                      

Capaian  Pembelajaran Matematika

Elemen 

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

Seni Rupa

Elemen Mengalami

Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menghitung luas dan keliling bangun datar, mengenal kalimat majemuk bertingkat, dan mengenal ragam motif hias. 
   Matematika
menentukan luas dan keliling bangun datar
Simak video berikut!






Tentukan Luas dan keliling bangun datar (soal no 1-3)!
Soal no 1.

Soal No.2

Soal No.3

Tentukan Luas bangun datar berikut! ( no 4 dan 5)
Soal No.4



Soal no.5





Bahasa Indonesia
Mengenal Kalimat Majemuk Bertingkat 


Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang memiliki anak kalimat (kalimat yang bergantung pada kalimat lainnya) dan induk kalimat (kalimat yang tidak bergantung pada kalimat manapun). Kalimat ini juga kerap disebut sebagai kalimat kompleks.

Konjungsi yang digunakan pada kalimat majemuk bertingkat adalah konjungsi yang tidak setara, seperti meskipun, walaupun, supaya, agar, karena, sehingga, sebab, maka, ketika, apabila, bahwa, dan sebagainya. 


Kerjakan latihan berikut!
Tentukan sebab dan akibat pada kalimat berikut!

1. Warga kesulitan mendapat air bersih karena hutannya gundul.
2.  Rumah ini berdebu karena tidak pernah dibersihkan.
3. Taman bunga itu sangat indah, sehingga banyak pengunjung
4.  Mahmud terlambat pergi ke bandara karena bangun kesiangan.
5.  Rumah makan itu ramai pengunjung sebab rasanya enak. 

 

Seni Budaya
Ragam Motif Hias


1. Mengenal Ragam Hias
Ragam hias di Indonesia mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah panjang yang mengakar dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Dari sabang hingga merauke, pulau- pulau di kepulauan Indonesia memamerkan keragaman ragam hias yang unik dan menarik. Ragam hias adalah seni dekoratif yang mempercantik benda atau permukaan dengan pola, bentuk, dan warna. Lebih dari sekadar ornamen, ragam hias juga menyampaikan makna budaya dan nilai-nilai melalui bahasa visual. Seni ini terdapat dalam berbagai bentuk seperti batik, ukiran, arsitektur, dan seni lukis, menghubungkan masa lalu dan masa kini serta menggambarkan kreativitas manusia.

Dengan mengenal ragam hias di Indonesia, kita dapat merenungi dan mengapresiasi makna mendalam yang terkandung dalam setiap corak dan pola, serta memahami bagaimana warisan budaya ini terus hidup dan berkembang dalam masyarakat modern.

2. Jenis-Jenis Ragam Hias
Jenis-jenis ragam hias menghadirkan berbagai bentuk ekspresi seni yang unik. Dalam pandangan yang lebih mendalam, ragam hias bukanlah sekadar ornamen semata, tetapi juga sarana untuk menyampaikan makna, cerita, serta nilai-nilai yang mendalam. Dalam materi berikut, mari kita eksplorasi jenis-jenis ragam hias.

a. Ragam Hias Flora
Jenis ragam hias ini memanfaatkan motif tumbuhan seperti daun, bunga, dan cabang dalam seni dekoratif. Flora menciptakan tampilan alami dan segar pada berbagai karya seni, mencerminkan hubungan manusia dengan alam. Contohnya, batik Parang dari Jawa Tengah menampilkan motif daun-daun meliuk yang menciptakan kesan alami.

b. Ragam Hias Fauna
Ragam hias fauna menggambarkan binatang-binatang, baik yang nyata maupun mitologis. Motif hewan-hewan ini bisa menjadi simbol kekuatan, keberanian, atau keanggunan. Sebagai contoh, kain tenun ikat Troso dari Jepara menghadirkan pola binatang yang menciptakan harmoni dengan unsur-unsur alam.

c. Ragam Hias Figuratif
Ragam hias figuratif menggambarkan manusia atau tokoh-tokoh dalam bentuk yang jelas dan mudah dikenali. Jenis ini sering menceritakan kisah, legenda, atau nilai-nilai budaya. Patung-patung Dayak Kenyah di Kalimantan Timur adalah contoh ragam hias figuratif yang menggambarkan tokoh-tokoh penting dalam budaya Dayak.

d. Ragam Hias Geometris
Jenis ragam hias ini melibatkan penggunaan garis, bentuk, dan pola geometris untuk menciptakan tampilan yang terstruktur dan simetris. Motif-motif ini dapat menghadirkan kesan modern atau tradisional tergantung pada penggunaannya. Motif batik Kawung dari Yogyakarta adalah contoh ragam hias geometris yang terdiri dari lingkaran kecil yang saling berhubungan.
Geometris
Melalui jenis-jenis ragam hias ini, kita dapat memahami betapa beragamnya cara manusia menyampaikan kreativitas, makna, dan identitas dalam seni dekoratif. Setiap jenis ragam hias memiliki cerita dan nilai-nilai unik yang dapat meresap dalam penghayatan kita terhadap seni dan budaya.

Contoh Ragam Hias dari Berbagai Daerah di Indonesia
Pada materi sebelumnya kamu telah mempelajari materi tentang jenis-jenis ragam hias. Kali ini, kamu akan mengamati beberapa contoh ragam hias berdasarkan jenisnya. Simak pembahasan berikut.

1. Ragam Hias Flora
Berikut ini beberapa contoh ragam hias flora yang ada di Indonesia.
a. Batik Parang dari Jawa Tengah
Motif batik Parang menggambarkan daun- daun yang meliuk dengan indah, menciptakan pola alami yang menarik.
b. Kain Tenun Ikat Troso dari Jepara
Tenun Troso menampilkan ragam hias dengan motif daun dan bunga, menciptakan tampilan alamiah yang khas.

2. Ragam Hias Fauna
Berikut ini beberapa contoh ragam hias fauna yang ada di Indonesia.
a. Ukiran Hewan-Hewan di Pura Bali
Ornamen-ornamen relief di pura-pura Bali sering menggambarkan hewan-hewan seperti burung Garuda, ular naga, atau hewan-hewan mitologis.
b. Batik Cendrawasih dari Papua
Motif batik Cendrawasih memvisualisasikan burung cendrawasih, hewan emblematis Papua, dalam pola yang indah.
Papua
3. Ragam Hias Figuratif
Berikut ini beberapa contoh ragam hias figuratif yang ada di Indonesia.
a. Ukiran Relief di Candi Borobudur Jawa Tengah
Candi Borobudur memiliki ukiran relief yang mengisahkan cerita-cerita Buddha, serta kehidupan masyarakat pada masa itu.
b. Patung-patung Dayak Kenyah di Kalimantan Timur
Suku Dayak Kenyah menciptakan patung-patung figuratif yang mewakili leluhur dan tokoh-tokoh penting dalam budaya mereka.

4. Ragam Hias Geometris
Berikut ini beberapa contoh ragam hias geometris yang ada di Indonesia.
a. Ukiran Geometris pada Rumah Gadang di Sumatera Barat
Rumah gadang Minangkabau memiliki ukiran-ukiran geometris yang simetris pada tiang-tiang dan atapnya.
b. Motif Tenun Ikat Sumba Khas Nusa Tenggara Timur
Tenun ikat Sumba menghadirkan pola geometris yang kompleks dengan perpaduan warna yang kontras.
agam
Berikut tadi adalah beberapa contoh ragam hias populer dari berbagai daerah di Indonesia yang menunjukkan keanekaragaman seni dan budaya Nusantara.

Assesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa pengertian dari ragam hias flora?

2. Sebutkan dua contoh ragam hias flora yang ada di Indonesia!

3. Jelaskan pengertian ragam hias fauna!

4. Sebutkan contoh-contoh seni di Indonesia yang menggunakan motif ragam hias fauna!

5. Apa yang sering diwakili oleh motif-motif hewan dalam ragam hias fauna?


Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 

Kesimpulan : alhamdulillah pada pembelajaran matermatika peserta didik sudah memahami tentang keliling dan luas persegi panjang dari 24 peserta didik hanya 2 yang kurang dalam mengerjakan soal karena kurang nya dalam menghafal perkalian

Rabu, 16 April 2025

P5 Kamis 17 April 2025

HARI/TANGGAL                      : KAMIS, 17 April 2025

KEGIATAN PEMBELAJARAN    : P5 ( PROJEK PENGUATAN PROFIL 

                                                   PELAJAR PANCASILA )

TEMA                                        : KEARIFAN LOKAL

JUDUL                                      :  LESTARIKAN BUDAYAKU 

                                                    CINTAI NEGERIKU                        MODEL PEMBELAJARAN          : PJBL(PROJECT BASED LEARNING)

METODE PEMBELAJARAN        : EKSPLORASI

MEDIA/ALAT DAN BAHAN      : VIDEO, LKPD , PENSIL, KRAYON.


TUJUAN KEGIATAN P5 

● Membentuk karakter Pelajar Pancasila (beriman dan bertaqwa, gotong royong, dan mandiri, dan kreatif) 
● Peserta didik mampu menjalin interaksi sosial yang positif dalam lingkungan sekolah.  
● Peserta didik terbiasa bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan kelompok (melibatkan dua atau lebih orang)
● Peserta didik berani mencoba, tidak mudah menyerah saat mendapatkan tantangan dan adaptif dalam situasi baru.
● Peserta didik dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiradan/perasaannya  dalam bentuk karya dan  atau Tindakan sederhana serta mengapresiasi karya dan Tindakan yang dihasilkan
● Peserta didik berani bertanya untuk memenuhi rasa ingin tahu terhadap diri dan lingkungannya.

Tujuan : Dengan mengangkat tema “KEARIFAN LOKAL” dan mengacu kepada Profil Pelajar Pancasila, projek penguatan profil pelajar Pancasila ini ditujukan agar peserta didik mengenal makanan khas, adat, budaya serta kebiasaan masyarakt Indonesia pada umumnya 

Target Pencapaian Projek Profil: Melalui pengalaman pengelolaan projek profil ini, selain memahami tema “Kearifan Lokal” dan mengadopsinya sebagai gaya hidup sehari-hari, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu kreatif, mandiri, dan bernalar kritis.

Tujuan Pembelajaran :

-Peserta didik dapat mengenal  makanan khas Indonesia 

Apa kabar anak-anak Bu Guru hari ini? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
Hari ini kegiatan P5 akan diisi dengan mengenal makanan khas suatu daerah, lalu lalu mewarnai.

Simak video berikut!


Indonesia memiliki beragam makanan khas daerah, di antaranya rendang, soto, sate, nasi goreng, gado-gado, pempek, karedok, dan lain-lain. 
Makanan khas Indonesia dari berbagai daerah
  • RendangMakanan khas Indonesia yang pernah dinobatkan sebagai makanan terlezat di dunia 
  • Mie AcehMie tebal khas Aceh dengan kuah rempah yang pedas 
  • Babi gulingHidangan daging babi yang dipanggang secara tradisional di atas bara api 
  • KaredokPerpaduan sayuran mentah seperti kacang panjang, tauge, kol, mentimun, dan daun kemangi yang disiram dengan saus kacang 
  • LumpiaMakanan khas Jawa Tengah, tepatnya di Kota Semarang, yang memiliki berbagai macam isian 
  • RawonKuliner dari Jawa Timur yang menggunakan potongan daging sapi sebagai isiannya dan kecambah sebagai pelengkap 
  • Martabak manisKuliner khas Indonesia bercita rasa manis yang kerap dijajakan saat malam hari 
  • KlapertartKue khas daerah di Indonesia yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara Minuman khas Indonesia Bajigur dan bandrek yang populer di Jawa Barat
  • Sekoteng yang dapat ditemukan di Jawa Barat, dan Jakarta
  • Wedang jahe dan wedang ronde yang populer di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
  • Tuak yang populer di kawasan suku Batak, Sumatera Utara
  • Ciu yang dikenal di Solo, Jawa Tengah
  • Brem (arak beras) Bali botolan yang populer di Bali
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 


Selasa, 15 April 2025

Materi Ajar Rabu 16 April 2025

Hari/Tanggal                              : Rabu, 16 April  2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. Matematika                   : Keliling dan Luas Segitiga

2. Bahasa Indonesia         : Cinta Indonesia

3. Pancasila                       : Keragaman Budaya di Indonesia

Model pembelajaran        : PBL, Kooperatif

Metode Pembelajaran      :Eksplorasi, diskusi kelompok , drill                                                    Ceramah, tanya jawab                        Media Pembelajaran        :Video/PPT, LKPD                                        

CP Matematika

Elemen : Pengukuran
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA :
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.


CP PANCASILA :
Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.


Assalamualaikum wr.wb.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan luas dan keliling bangun datar, menulis menemukan informasi pada sebuah pengumuman, dan mengidentifikasi keragaman di Indonesia

Matematika
 Luas dan keliling Bangun Datar


Latihan soal 
Soal No.1
Perhatikan gambar berikut!
Keliling persegi panjang di atas yaitu . . .
A. 19 cm
B. 26 cm
C. 36 cm
D. 38 cm

Soal No.2
Perhatikan gambar berikut!
Keliling persegi di atas yaitu . . .
A. 22 cm
B. 36 cm
C. 44 cm
D. 46 cm

Soal No.3
Perhatikan gambar berikut!
Keliling trapesium di atas yaitu . . .
A. 18 cm
B. 23 cm
C. 26 cm
D. 28 cm

Soal No.4
Perhatikan gambar berikut!
Keliling bangun datar di atas yaitu . . .
A. 18 cm
B. 24 cm
C. 34 cm
D. 36 cm

Soal no.5
Perhatikan gambar berikut!
Keliling bangun datar di atas yaitu . . .
A. 20 cm
B. 30 cm
C. 40 cm
D. 50 cm


Bahasa Indonesia

Perhatikan gambar berikut!
Jawablah pertanyaan berikut sesuai teks pengumuman di atas!1. 
1. Kepada siapakah pengumuman tersebut ditujukan?

2. Kapan upacara Hardiknas dilaksanakan?

Perhatikan pengumuman berikut untuk menjawab soal no 3-5. 

3. Di manakah pengumuman tersebut berada?
4. Apa tugas siswa siswi kelas 4 dan 5 ?
5. Mengapa siswa siswi kelas 1-3 tidak hadir di sekolah?

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  
    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 

Kesimpulan : Alhamdulillah pada pembelajaran Matematika peserta didik dapat memahami materi tersebut dengan baik , dari 24 siswa hanya 2 siswa yang kurang dalam memahami pembelajaran karena belum menghafal perkalian dengan dengan lancar

Senin, 14 April 2025

Materi Ajar Selasa 15 April 2025

Hari/Tanggal                              : Selasa, 15 April 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              : Daerahku Kebanggaanku

2. Bahasa Indonesia         : Cinta Indonesia

3. Pendidikan Pancasila   : Menghargai Keragaman 

Media pembelajaran         : Video/PPT, LKPD   

Model Pembelajaran         : Discovery Learning, Snowball

Metode Pembelajaran       : Wawancara/observasi, Diskusi, 

                                             ceramah, presentasi,                                                                                                                                                     

Capaian  Pembelajaran IPAS

Elemen Pemahaman IPAS:

Keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

CP PANCASILA

Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik mengetahui produk unggulan daerah sekitar tempat tinggalnya, membaca skiming, dan mengidentifikasi keragaman budaya di Indonesia
    
  IPAS
    

Aktivitas ekonomi unggulan di Lampung didominasi oleh sektor pertanian, khususnya komoditas seperti padi, jagung, kopi, kelapa sawit, karet, dan kelapa, serta industri pengolahan yang mengolah hasil pertanian tersebut. 

Berikut adalah rincian aktivitas ekonomi unggulan di Lampung:
  • Pertanian:
    • Tanaman Pangan: Padi, jagung, ubi kayu. Lampung menjadi salah satu sentra penghasil padi di Indonesia. 
    • Perkebunan: Kelapa sawit, kopi, karet, kelapa, tebu, kakao, lada. 
    • Komoditas perkebunan Lampung menyumbang nilai ekspor yang tinggi. 
  • Industri Pengolahan:
    • Industri pengolahan hasil pertanian, seperti pengolahan kelapa sawit menjadi CPO, kopi, dan produk kelapa lainnya. 
  • Contoh Komoditas Unggulan di lampung:
    • CPO (Crude Palm Oil): Salah satu komoditas unggulan Lampung yang diekspor. 
    • Kopi Robusta: Lampung dikenal sebagai penghasil kopi robusta. 
    • Nanas Kaleng: Lampung juga memproduksi nanas kaleng untuk ekspor. 
    • Karet: Karet merupakan komoditas perkebunan penting di Lampung. 
    • Kelapa: Kelapa merupakan salah satu komoditas andalan utama Lampung. 

  • Kerjakan latihan berikut!

  • Soal No.1
  • 1. DKI Jakarta mempunyai salah satu produk unggulan berupa makanan yang unik. Makanan yang dimaksud yaitu. . .
    A. kerak telor
    B. dodol pandan
    C. sate bandeng
    D. batagor

    Soal No.2
    Perhatikan gambar di bawah!
    Makanan pada gambar di atas termasuk produk unggulan dari daerah. . .
    A. Riau
    B. Bali
    C. Jawa Barat
    D. Jawa Tengah

    Soal No.3
    Perhatikan tabel berikut!
    NoProduk
    1rendang
    2ramen
    3saxophone
    4gamelan
    Indonesia memiliki berbagai produk yang mendunia. Produk-produk tersebut ditunjukkan oleh nomor. . .
    A. 1 dan 2
    B. 2 dan 3
    C. 3 dan 4
    D. 1 dan 4

    Soal No.4
    Leni bangga dengan daerah tempat tinggalnya karena daerah tersebut memiliki tempat wisata taman nasional Way Kambas . Leni tinggal di daerah. . .
    A. Bandar Lampung
    B. Lampung Selatan
    C. Lampung Barat
    D. Lampung Timur

    Soal No.6
    Kripik pisang merupakan salah satu produk unggulan yang berasal dari Lampung. Banyak wisatawan membeli produk tersebut sebagai oleh-oleh. Manfaat dari adanya produk unggulan tersebut bagi masyarakat Lampung yaitu. . .
    A. alih lahan pertanian ke pabrik industri
    B. mempercepat produksi makanan sejenis
    C. meningkatkan lapangan pekerjaan
    D. banyak berdatangan pengusaha muda

    Soal No.6
    Perhatikan gambar di bawah!

  • Produk unggulan pada gambar di atas berasal dari 
  • Lampung. Produk tersebut dihasilkan oleh para penenun setempat. Produk unggulan tersebut bernama kain . .
    A. Tenun Ulos
    B. Tenun Tapis
    C. Tenun Songket
    D. Tenun Doyo

    Soal No.7
    Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Mulai dari keunikan makanan hingga hasil budaya. Salah satu cara untuk memajukan daerah-daerah yang penuh keunikan tersebut yaitu . .
    A. membeli dan menggunakan produk unggulan daerah
    B. mempromosikan produk hasil produksi luar negeri
    C. berlomba menjual produk daerah dengan harga mahal
    D. mendorong masyarakat menjadi pegawai negeri sipil

    Soal No.8
    Bakpia merupakan produk unggulan yang berasal dari daerah Yogyakarta. Makanan tersebut menjadi produk unggulan karena . . .
    A. rasanya enak dan harga mahal
    B. rasanya enak dan harga terjangkau
    C. hanya dijual untuk wisatawan
    D. warisan dari nenek moyang

    Soal No.9
    Rianto bangga dengan tanah kelahirannya. Di sana terdapat salah satu keajaban dunia yaitu Candi Borobudur. Rianto tinggal di daerah . . .
    A. Lampung
    B. DKI Jakarta
    C. Jawa Timur
    D. Jawa Tengah
       Soal No.10
       Berikut ini salah satu tujuan dari promosi produk unggulan yang ada daerah kita yaitu . .
A. agar disukai oleh orang
B. agar dikenal oleh orang
C. agar dihindari oleh orang
D. agar diberikan penghargaan
Bahasa Indonesia
A. Membaca Skiming



Bacalah teks






Pendidikan Pancasila
Keragaman di Indonesia

Ayo Mengamati
Amatilah peta persebaran kepadatan penduduk di Indonesia beriku.
Peta Indonesia
Ayo Mencoba
Berdasarkan peta di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
NoPertanyaanJawaban
1.Pulau manakah yang paling padat penduduknya di Indonesia?Pulau terpadat penduduknya adalah Pulau Jawa
2.Pulau manakah yang paling sedikit penduduknya di Indonesia?Pulau yang paling sedikit penduduknya adalah pulau Papua
3.Berapakah jumlah kepadatan penduduk provinsi lampung?Jumlah kepadatan penduduk Provinsi Lampung adalah 50 -100 orang per km²
4.Berapakah jumlah kepadatan penduduk provinsi Papua Barat?Jumlah kepadatan penduduk Provinsi Papua Barat adalah kurang dari 10 orang per km²
5.Berapakah jumlah kepadatan penduduk provinsi tempat tinggalmu?Kepadatan penduduk provinsi daerah tempat tinggalku lebih dari1.299 per km² (Jawa Tengah).

Ayo Mengamati
Wilayah Indonesia yang sangat luas dan berupa kepulauan telah mengakibatkan keberagaman penduduknya, salah satunya adalah keberagaman suku. Amatilah peta persebaran suku-suku bangsa yang ada di Indonesia.
Persebaran Suku Bangsa
Kamu telah mengamati dan memahami persebaran suku-suku bangsa di Indonesia melalui peta di atas. Sekarang sebutkan dan tunjukkan suku-suku yang mendiami pulau-pulau yang ada di Indonesia berikut.

Ayo Berlatih
Pasangkan antara pulau dengan suku bangsa yang tepat dengan menarik garis.
Suku dan Pulau asal
Ayo Berdiskusi
Selain keberagaman suku bangsa, Indonesia juga dianugerahi keberagaman agama. Saat ini ada 6 agama yang diakui oleh pemerintah untuk dianut oleh masyarakat, yakni Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Adapun Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbesar di Indonesia.Coba diskusikan dengan temanmu, daerah-daerah persebaran agama di Indonesia.Berilah tanda-tanda seperti berikut pada daerah-daerah di peta sesuai persebaran agamanya.
Peta Agama




 Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  

Kesimpulan : Alhamdulillah pada pembelajaran IPAS materi "Daerah kebanggaanku" peserta didik dapat memahami materi tersebut dengan baik , dari 24 siswa hanya 2 siswa yang kurang dalam memahami pembelajaran karna kurang nya minat baca 

Minggu, 13 April 2025

Materi Ajar Senin 14 April 2025

Hari/Tanggal                              : Senin, 14 April 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. Matematika                   : Keliling dan Luas bangun datar

2. Bahasa Indonesia         : Cinta Indonesia

3. Seni Budaya                  : Menggambar Tumbuhan

Media Pembelajaran                  : Video/PPT, Bangun datar, LKPD

Model Pembelajaran                  : PBL, PJBL ( Project Based Learning), Kooperatif

Metode Pembelajaran                : Drill, proyek, diskusi, ceramah, tanya jawab

                                                          penugasan                                                 

                                                      

Capaian  Pembelajaran Matematika

Elemen 

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

Seni Rupa

Elemen Mengalami

Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya.  Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
    Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menghitung luas dan keliling bangun datar, membaca tatap/memindai dan  menggambar hewan sesuai proporsi
   Matematika
menentukan luas dan keliling bangun datar
Simak video berikut!





Selesaikan latihan matematika berikut!












Bahasa Indonesia 



Brosur museum adalah selebaran cetakan kertas yang berisi keterangan singkat namun lengkap tentang suatu museum. Fungsi brosur adalah untuk menginformasikan mengenai apa saja yang ada di museum tersebut. Pengunjung museum akan bertambah pengetahuannya tentang apa saja yang ada di museum tersebut jika mereka melihat brosur.

Banyak museum membagikan brosur untuk diberikan kepada pengunjung. Brosur ini sebagai panduan bagi pengunjung untuk mengetahui informasi penting tentang museum. Apa sajakah informasi yang terdapat di dalamnya? Bagaimana pengunjung dapat mencari informasi yang diinginkannya segera? Mari kita cari tahu.

Sekarang, amati brosur Museum Benteng Vredeburg di bawah ini. Luangkan satu hingga dua menit untuk memindai brosur tersebut.Informasi apa saja yang dapat ditemukan pada brosur? Apa petunjuk yang kalian lihat?
Vredenburg
Museum Benteng Vredeburg adalah salah satu museum bersejarah di Indonesia. Terletak tepat di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Alamat Jalan Ahmad yani No. 6 Jogjakarta.

Waktu kunjungan :
Selasa-Kamis 07.30 - 16.00 WIB.
Jumat-Minggu 07.30 - 16.30 WIB.
Senin Tutup

Harga Tiket Masuk :
Anak Rp2.000,00
Dewasa Rp3.000,00
Dewasa Rombongan Minimum 20 Orang Rp2.000,00
Turis Asing Rp10.000,00

Infografik Museum Benteng Vredeburg
Infografik
  1. Dibangun tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I.
  2. Koleksi sejarah: bangunan, foto, lukisan, dan artefak sejarah kemerdekaan Indonesia lainnya.
  3. Diorama : a. Diorama 1: Peristiwa Perjuangan Pangeran Diponegoro sampai masa  pendudukan Jepang di Yogyakarta. b. Diorama 2: Peristiwa sejarah proklamasi kemerdekaan hingga agresi militer Belanda di Indonesia. c. Diorama 3: Peristiwa Perjanjian Renville hingga pengakuan kedaulatan  Republik Indonesia Serikat. d. Diorama 4: Peristiwa sejarah periode Negara Kesatuan Republik  Indonesia hingga pada masa Orde Baru.

Peta Lokasi
Peta Lokasi
Kosa Kata Baru
  1. diorama : model miniatur tiga dimensi yang menggambarkan sebuah peristiwa
  2. narahubung : penyedia informasi untuk pihak luar
  3. turis : wisatawan 

Latihan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat. Tunjukkan letak informasi jawaban pada brosur. 
1. Di kota mana museum tersebut berada?

2. Berapakah harga tiket masuk museum bagi satu orang dewasa?
 
3. Pada hari apakah museum tidak dapat dikunjungi?
 
4. Berapakah perbedaan harga tiket anak dengan dewasa?

5. Apa saja jalur komunikasi yang dapat digunakan untuk menghubungi museum ini?

6. Bagaimana cara menuju Diorama 4 dari pintu masuk Gerbang Timur?

7. Di manakah letak Diorama 2?

8. Apa persamaan dan perbedaan Diorama 1 dan 3?

9. Bagaimana cara menuju ke Museum Sonobudoyo jika kalian sedang berada di Benteng Vredeburg?

10. Apakah nama gedung yang berlokasi tepat di seberang Museum Benteng Vredeburg?



Seni Rupa
 Menggambar Ragam Hias

Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni. Ragam hias disebut juga dengan ornamen. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, flora dan fauna, serta budaya masing-masing daerah. Pembuatan ragam hias juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama.

Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Stilasi adalah merubah bentuk asli dari sumber menjadi bentuk yang baru yang bersifat dekoratif dengan tidak menghilangkan ciri khas dari bentuk asli. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.

A. Motif Ragam Hias
Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora (vegetal), fauna (animal), figural (manusia), dan bentuk geometris. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

1. Ragam Hias Flora
Flora sebagai sumber objek motif ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia. Ragam hias dengan motif flora (vegetal) mudah dijumpai pada barang-barang seni, seperti batik, ukiran, kain sulam, kain tenun, dan bordir. Bentuk ragam hias flora ada yang berupa akar, daun, bunga, biji, tunas, buah, ranting, atau pohonnya. Contohnya adalah motif hias bunga teratai yang dalam ajaran Buddha berhubungan dengan simbol kelahiran. Contoh yang lain adalah motif hias pohon kehidupan (kalpataru) yang diterapkan pada gunungan wayang. Nilai simbolik yang terdapat pada pohon tersebut adalah dunia tempat tinggal manusia saat ini yang dibagi menjadi dunia atas tempat para dewa bertahta dan dunia bawah tempat mahluk biasa tinggal.

2. Ragam Hias Fauna (Animal)
Motif ragam hias daerah di Indonesia banyak menggunakan hewan sebagai objek ragam hias. Daerah-daerah tersebut seperti Yogyakarta, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Motif ragam hias fauna tersebut dapat dijumpai pada hasil karya batik, ukiran, sulaman, anyaman, tenun, dan kain bordir.
Menggambar Ragam Hias
Ragam hias bentuk fauna dapat dijadikan sarana untuk memperkenalkan kearifan lokal daerah tertentu di Indonesia seperti burung cendrawasih di Papua, komodo di Nusa Tenggara Timur, dan gajah di Lampung

Bentuk motif animal dapat dibuat berdasarkan berbagai jenis binatang, misalnya burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam. Dalam membuat ragam hias, motif hias animal bisa digabung dengan motif hias vegetal atau motif geometrik. Sebagai contoh, untuk menggambar ragam hias dengan motif burung, dilakukan langkah-langkah berikut.
  • Membuat gambar kontur burung dengan penggayaan tertentu sebagai pola gambar ragam hias.
  • Membuat garis-garis atau bentuk motif tambahan (misalnya motif vegetal) untuk mengisi pola tersebut.
  • Selesaikan gambar dengan mengisi bidang-bidang dengan warna yang menarik.

3. Ragam Hias Geometris
Ragam hias geometris merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya. Ragam hias geometris, lebih banyak memanfaatkan unsur-unsur dalam ilmu ukur seperti garis-garis lengkung dan lurus, lingkaran, segitiga, segiempat, bentuk meander, swastika Gaya ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh daerah di Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk-bentuk geometris ke dalam satu motif ragam hias. Motif hiasnya terdiri atas tumpal (segitiga), meander (liku-liku), pilin, kunci, banji, swastika. Motif hias swastika bermakna lambang matahari atau peredaran bintang yang berkaitan dengan nasib baik. Swastika dalam bentuk bersambung disebut banji yang bermakna harapan baik

4. Ragam Hias Figuratif
Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar. Contohnya  seperti kedok atau topeng, dan secara utuh seperti bentuk-bentuk dalam pewayangan. Dikatakan motif manusia karena dalam pembuatan ragam hiasnya mengacu pada figur manusia.

B. Pola Ragam Hias
Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur dan memiliki keseimbangan. Beberapa jenis pola ragam hias antara lain :
  • Jenis pola tunggal (pattern), yaitu bentuk pola yang disusun dengan ukuran yang berdiri sendiri tanpa diberi bentuk yang lain. 
  • Jenis pola ulang himpunan (assemblage), yaitu bentuk pola yang tiap bagian merupakan suatu kelompok dan kumpulan dari beberapa bentuk atau unsur yang masih bersifat satu kesatuan.
  • Jenis pola ulang menyeluruh, yaitu ragam hias dengan kombinasi-kombinasi ulangan disertai dengan membubuhkan bentuk lain yang tidak tercakup dalam kelompok tanpa merusak bentuk pokok dari ragam hias tersebut.

Pola pada ragam hias biasanya terdiri atas ragam hias pokok, ragam hias pendukung, dan ragam hias isian atau pelengkap.

Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zigzag, garis silang, segitiga, dan lingkaran. Pola bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur. Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias menjadi pola ragam hias tak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan.

C. Teknik Menggambar Ragam Hias
Pada saat menggambar ragam hias ada beberapa aturan yang harus diperhatikan, sebagai berikut.
  • Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan digambar.
  • Persiapkan alat dan media gambar.
  • Tentukan ukuran pola gambar yang akan dibuat.
  • Buat sketsa di salah satu kotak/bidang yang telah dibuat sebelumnya.
  • Buat bentuk yang sama (bisa dijiplak) pada bidang yang lain.
  • Mewarnai gambar

1. Menggambar Ragam Hias Flora (vegetal)
  • Buatlah pola ragam hias yang yang akan digambar. Perhatikan komposisi pola ragam hiasnya.
  • Tetapkan letak objek gambar pada tempat yang sudah ditentukan.
  • Lengkapi gambar dengan pensil warna.

2. Menggambar Ragam Hias Fauna
Beberapa tahapan dalam menggambar ragam hias fauna sebagai berikut. Sebagai contoh menggambar ragam hias fauna burung, sebagai berikut :
  • Membuat gambar bulatan besar dan kecil sebagai badan dan kepala burung.
  • Melengkapi gambar dengan bentuk sayap, ekor, kaki, jambul, mata, dan paruh.
  • Menambahkan garis-garis untuk menghias bagian ekor dan sayap.
  • Menyelesaikan dengan mengisi bidang-bidang dengan warna yang menarik.

3. Menggambar Ragam Hias Geometris
Beberapa tahapan dalam menggambar ragam hias geometris.
  • Membuat ukuran pola bidang gambar geometris
  • Membuat gambar geometris
  • Mewarnai ragam hias geometris



 Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.  

    Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah 

Kamis, 10 April 2025

Materi Ajar Jumat 11 April 2025


Hari/Tanggal                              : Jumat, 11 April 2025

Muatan  Pembelajaran              :  

1. IPAS                              : Kondisi perekonomian di Daerahku

Model Pembelajaran        : Kooperatif

Metode Penbelajaran       : Diskusi,tanya jawab, penugasan

Media Pembelajaran        : video/PPT, LKPD, wordwall

                                         

Capaian  Pembelajaran IPAS

Ø  Elemen Pemahaman IPAS:

Peserta didik menceritakan perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan imperialisme, merefleksikan perjuangan para pahlawan dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta meneladani perjuangan pahlawan dalam tindakan nyata sehari-hari.





Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat mengidentifikasi aktivitas ekonomi masyarakat dan memahami pentingnya kerja keras. 

IPAS
  masyarakat dan memahami pentingnya kerja keras. 

IPAS

Aktivitas ekonomi masyarakat sekitar dapat berupa produksi, distribusi, dan konsumsiAktivitas ekonomi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Tujuan aktivitas ekonomi
Tujuan dari adanya aktivitas ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang beragam. Misalnya, untuk makan sehari-hari, membeli keperluan rumah tangga, membayar biaya pendidikan, dan lainnya. 
Dampak aktivitas ekonomi
Aktivitas ekonomi masyarakat dapat membawa perubahan sosial ekonomi. Misalnya, pendapatan pelabuhan dan pendapatan daerah dapat mengalami peningkatan. 

Contoh aktivitas ekonomi 
Bertani, berkebun, atau berladang
  • Menjual pakaian
  • Mengangkut barang dari pabrik
  • Menyimpan barang di gudang
  • Membeli gadget
  • Menggunakan jasa perbankan untuk mengelola tabungan
  • Menggunakan jasa transportasi
  • Investasi saham, obligasi, maupun properti
  • Melakukan jual beli barang dan jasa di internet melalui e-commerce

Aktivitas ekonomi unggulan di Lampung didominasi oleh sektor pertanian, khususnya komoditas seperti padi, jagung, kopi, kelapa sawit, karet, dan kelapa, serta industri pengolahan yang mengolah hasil pertanian tersebut. 

Berikut adalah rincian aktivitas ekonomi unggulan di Lampung:
  • Pertanian:
    • Tanaman Pangan: Padi, jagung, ubi kayu. Lampung menjadi salah satu sentra penghasil padi di Indonesia. 
    • Perkebunan: Kelapa sawit, kopi, karet, kelapa, tebu, kakao, lada. Komoditas perkebunan Lampung menyumbang nilai ekspor yang tinggi. 
    • Perikanan: Lampung juga memiliki potensi perikanan yang perlu dikembangkan. 

    • Industri Pengolahan:
    • Industri pengolahan hasil pertanian, seperti pengolahan kelapa sawit menjadi CPO, kopi, dan produk kelapa lainnya. 
    • Contoh Komoditas Unggulan di lampung:
    • CPO (Crude Palm Oil): Salah satu komoditas unggulan Lampung yang diekspor. 
    • Kopi Robusta: Lampung dikenal sebagai penghasil kopi robusta. 
    • Nanas Kaleng: Lampung juga memproduksi nanas kaleng untuk ekspor. 
    • Karet: Karet merupakan komoditas perkebunan penting di Lampung. 
    • Kelapa: Kelapa merupakan salah satu komoditas andalan utama Lampung. 

Aktivitas ekonomi di suatu daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain: 
1. kondisi geografis
2. sumber daya alam
3.  infrastruktur, 
Jika infrastruktur, seperti bangunan, jembatan, dan jalannya bagus, maka begitu pun dengan ekonomi.
Ini karena kondisi infrastruktur yang bagus dapat memperlancar aktivitas perekonomian di daerah.
Misalnya, ketika akses jalan raya atau jembatan sulit, maka pasokan barang dan aktivitas ekonomi terhambat.
3. kualitas SDM, 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, antara lain:

- Pendidikan

- Pelatihan

- Studi banding

- Pembinaan

Misalnya, dilakukan pelatihan diversifikasi pengolahan ikan bagi nelayan, pembudidaya, dan pengolah ikan.

4. teknologi  
Dengan teknologi yang semakin canggih, maka produksi yang dihasilkan akan semakin baik dan cepat pula.
Kerjakan soal berikut!

1. Bagaimana kondisi sumber daya yang dimiliki suatu tempat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan masyarakat?

a. Semakin sedikit sumber daya, semakin mudah pemenuhan kebutuhan

b. Semakin banyak sumber daya, semakin sulit pemenuhan kebutuhan

c. Semakin banyak sumber daya, semakin mudah pemenuhan kebutuhan

d. Sumber daya tidak berpengaruh pada pemenuhan kebutuhan

 

2. Apa yang terjadi jika sumber daya alam suatu daerah berlimpah, namun kebutuhan masyarakat setempat sudah terpenuhi?

a. Sumber daya didistribusikan ke daerah lain

b. Sumber daya dijual ke luar negeri

c. Sumber daya disimpan tidak dimanfaatkan

d. Sumber daya tidak digunakan

3. Kapan suatu barang dapat dikategorikan sebagai produk kebanggaan daerah?

     a. Ketika harganya murah

     b. Ketika diproduksi di luar daerah

     c. Ketika memiliki kualitas unggul dan diproduksi di daerah tersebut

     d. Ketika terbuat dari bahan impor

 

4.  Bagaimana aktivitas ekonomi dapat memengaruhi kondisi perekonomian suatu daerah?

a. Tidak memiliki pengaruh

b. Meningkatkan kepadatan penduduk

c. Meningkatkan tingkat pendidikan

d. Mempengaruhi pendapatan dan kegiatan ekonomi di daerah tersebut

5. Apa manfaat teknologi dalam konteks perekonomian daerah?

     a. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia

     b. Mempercepat distribusi barang dan jasa

     c. Menyediakan sumber daya alam

   d. Meningkatkan kemampuan produktivitas



Kesimpulan 

Alhamdulillah kegiatan belajar hari ini berjalan dengan lancar. Peserta didik antusias mengikuti kegiatan belajar.

Rabu, 09 April 2025

Materi ajar Kamis 10 april 2025

Materi Ajar Kelas 5 (Rabu 9 April 2025)

Hari/Tanggal : Rabu 9 April 2025
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Keliling dan Luas Segitiga
2. Bahasa Indonesia : Cinta Indonesia
3. Pancasila : Menghargai Keberagaman
Kelas / Fase : 5/C


Capaian Pembelajaran Matematika :
Elemen : Pengukuran
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA :
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.


CP PANCASILA :
Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.


Assalamualaikum wr.wb.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat luas segitiga, menulis angka dan bilangan romawi, dan mengenal keragaman budaya di Indonesia.

Matematika



Kerjakan latihan berikut !


Bahasa Indonesia 


Sebagaimana telah diketahui secara umum, bahwa lazimnya ada dua macam angka yang digunakan dalam tulisan yaitu angka Arab dan angka Romawi. Di Indonesia sudah ada ketentuan dalam pemakaiannya, apakah dipakai angka Arab atau angka Romawi. Berikut ini beberapa ketentuan mengenai penulisan kedua angka tersebut.

No.Kaidah PenulisanContoh
1. Bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf. Sudah dua kali kami berkunjung ke museum itu.
Jika bilangan ditulis secara berurutan seperti dalam perincian maka ditulis dengan angka/nomor PT Berkah Sejahtera memiliki 35 orang karyawan yang terdiri atas 15 karyawan laki-laki dan 20 karyawan perempuan

SUMATIF 1 IPAS KELAS 3 ABDULLAH BIN UMAR

  ✨ Ayo Belajar Hari Ini ✨ Sumatif 1 Pancaindra Manusia Kelas 3 Abdullah Bin Umar · Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung 👁️ 👂 ...