Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta.Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan.Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
🏘️ 🇮🇩 🏛️
Pendidikan Pancasila — Kelas 3
Materi Belajar Mandiri Hari Ini
Tingkatan Pemerintahan Desa dan Aktivitasnya
🗂️ Identitas Mata Pelajaran
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggalnya, mulai dari RT, RW, desa atau kelurahan, hingga kecamatan, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peserta didik juga menunjukkan sikap kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam di lingkungan sekitarnya.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu mengidentifikasi tingkatan pemerintahan desa dan aktivitas-aktivitas di dalamnya.
Rincian pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar:
🧘 Mengulas kembali RT dan RW serta pemimpinnya melalui soal review (Mindful)
🎥 Menonton video pembelajaran tentang desa dan kelurahan sebagai bagian dari NKRI (Joyful)
🔗 Memahami hubungan antara tingkat desa dengan RT/RW (Meaningful)
🏘️ Mengenal aktivitas-aktivitas yang ada di desa (Meaningful)
💬 Berdiskusi tentang pengalaman siswa terkait kegiatan di lingkungan desa/kelurahan (Joyful)
🌟 Merefleksikan pembelajaran hari ini melalui mood picker (Mindful)
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Siswa dapat mengingat kembali RT dan RW serta pemimpinnya yang telah dipelajari sebelumnya. 2. Siswa dapat menjelaskan desa dan kelurahan sebagai bagian dari NKRI melalui video pembelajaran. 3. Siswa dapat menjelaskan hubungan antara tingkat desa dengan RT dan RW. 4. Siswa dapat menyebutkan aktivitas-aktivitas yang ada di desa. 5. Siswa dapat menceritakan pengalamannya terkait kegiatan di lingkungan desa/kelurahan. 6. Siswa dapat merefleksikan pemahamannya tentang tingkatan pemerintahan desa.
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan dengan Discovery Learning, karena siswa diajak menemukan sendiri hubungan antartingkatan pemerintahan melalui pengalaman nyata di lingkungan tempat tinggalnya. Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, dan penugasan.
🎬 Inti Pembelajaran: Yuk, Kenali Desa Kita!
📺 Video Pembelajaran
🔗 Tautan: https://www.youtube.com/watch?v=Xm9T63DEdzI 🔎 Disarankan Bapak/Ibu Guru meninjau video terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke siswa.
1️⃣ Hubungan Tingkat Desa dan RT/RW
Desa terdiri dari beberapa RW. Setiap RW terdiri dari beberapa RT. Jadi, urutannya dari yang terkecil hingga yang lebih besar adalah: RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan. Setiap tingkatan saling bekerja sama untuk melayani masyarakat. Ketua RT membantu warga di lingkungan terkecil, Ketua RW mengoordinasikan beberapa RT, dan Kepala Desa (atau Lurah) memimpin seluruh wilayah desa yang terdiri dari beberapa RW.
🏛️ Kecamatan
↑
🏘️ Desa / Kelurahan
↑
🏠 RW (Rukun Warga)
↑
🏡 RT (Rukun Tetangga)
2️⃣ Aktivitas-aktivitas di Desa
🧹 Kerja Bakti
Warga, termasuk keluarga siswa, bergotong royong membersihkan selokan dan jalan setiap akhir pekan.
🏥 Posyandu
Pemeriksaan kesehatan rutin untuk balita dan lansia yang diadakan di balai desa setiap bulan.
🎉 Lomba 17 Agustus
Perayaan hari kemerdekaan dengan berbagai lomba yang diikuti anak-anak di lingkungan RT/RW.
🗳️ Musyawarah Warga
Rapat RT/RW untuk membahas kepentingan bersama, misalnya jadwal ronda malam atau perbaikan jalan.
📋 Mengurus Surat di Kantor Desa
Orang tua siswa datang ke kantor desa untuk mengurus surat keterangan, misalnya saat mendaftar sekolah.
📝 Asesmen Formatif
Sekarang, tunjukkan pemahamanmu tentang tingkatan pemerintahan desa dan aktivitasnya melalui soal-soal berikut!
A. Pilihan Ganda
Mudah
1. Kumpulan beberapa RT disebut...
Mudah
2. Desa dipimpin oleh seorang...
Sedang
3. Urutan tingkatan pemerintahan dari yang terkecil adalah...
Sedang
4. Kegiatan membersihkan lingkungan bersama warga di desa disebut...
Sukar
5. Di sebuah desa terdapat 3 RW, dan setiap RW terdiri dari 4 RT. Manakah pernyataan berikut yang benar?
B. Isian Singkat
Sedang
6. Sebutkan urutan tingkatan pemerintahan dari RT hingga kecamatan!
Sedang
7. Kegiatan pemeriksaan kesehatan balita dan lansia yang biasa diadakan di desa disebut...
Sukar
8. Sebutkan satu aktivitas yang biasa dilakukan warga di lingkungan desamu!
C. Esai
Sukar
9. Jelaskan hubungan antara RT, RW, dan Desa!
Sukar
10. Ceritakan satu pengalamanmu mengikuti kegiatan di lingkungan tempat tinggalmu (RT/RW/desa)!
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar bahwa tingkatan pemerintahan tempat tinggal kita, dari yang terkecil, adalah RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan. Setiap tingkatan saling bekerja sama untuk melayani masyarakat. Di desa, ada banyak aktivitas yang melibatkan warga, seperti kerja bakti, posyandu, lomba 17 Agustus, musyawarah warga, dan mengurus surat di kantor desa. Dengan mengenal tingkatan ini, kita jadi lebih memahami tempat tinggal kita sebagai bagian dari NKRI! 🇮🇩
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta.Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan.Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Matematika · Kelas 3
Ayo Berlatih Pembagian!
Bilangan Cacah sampai 100 dengan Porogapit ➗
📋 Identitas Pembelajaran
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menyelesaikan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk pembagian bersusun (porogapit) tanpa sisa, sebagai kebalikan dari operasi perkalian, untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit tanpa sisa.
Materi
Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
Alokasi Waktu
3 x 35 menit
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi pembagian) Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi teknik porogapit, latihan soal berjenjang, dan permainan berhitung
Media dan Alat Peraga
• Video pembelajaran pembagian bilangan cacah dengan porogapit • Kartu perkalian sebagai bantuan (tabel perkalian 1-10) • Kelereng, kancing, atau stik es krim untuk peraga pembagian merata • Proyektor/laptop untuk menayangkan video • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) • Papan tulis dan spidol warna-warni
🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
Menonton video pembelajaran tentang pembagian dengan teknik porogapit Joyful
Mengerjakan 5 soal latihan perkalian (materi sebelumnya) untuk mengingat teknik memecah bilangan puluhan Mindful
Mengamati demonstrasi guru membagi kelereng secara merata untuk memahami konsep pembagian Meaningful
Berlatih menyelesaikan soal cerita pembagian yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Meaningful
Bermain kuis cepat tepat pembagian menggunakan kartu perkalian berkelompok Joyful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Siswa mengulang kembali konsep perkalian bilangan puluhan dengan satuan.
Siswa menonton video dan mengamati contoh pembagian bilangan cacah sampai 100.
Siswa memahami konsep pembagian sebagai kebalikan dari perkalian melalui alat peraga.
Siswa berlatih menyelesaikan pembagian dengan teknik porogapit tanpa sisa.
Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
🎬 Video Pembelajaran
📺 SD Kelas 3: Cara Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100 Video ini menjelaskan cara menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit secara sederhana.
Pembagian adalah cara membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama besar. Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian.
Contoh cerita: Ibu memiliki 24 butir telur yang akan dimasukkan ke dalam 4 kotak sama banyak. Berapa butir telur di setiap kotak?
24 ÷ 4 = 6
Cara berpikir: karena 6 × 4 = 24, maka 24 ÷ 4 = 6.
2. Teknik Porogapit (Pembagian Bersusun)
Porogapit adalah cara membagi bilangan dengan menuliskannya secara bersusun agar lebih mudah dihitung langkah demi langkah.
Contoh cerita: Bu Guru membagikan 84 buah pensil kepada siswa secara merata ke dalam 4 kelompok. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?
21
____
4 | 84
8
---
04
4
---
0
Cara berpikir: 8 puluhan dibagi 4 = 2 (tulis di atas), sisa 0. Turunkan angka 4 satuan, 4 dibagi 4 = 1 (tulis di atas). Hasilnya 21 pensil untuk setiap kelompok.
3. Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pembagian sering digunakan saat membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.
Contoh: Ayah membeli 96 buah jeruk untuk dibagikan kepada 8 tetangga secara merata. Berapa jeruk yang diterima setiap tetangga? (96 ÷ 8 = 12 jeruk)
✍️ Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
Mudah 1. 36 ÷ 6 = ... a. 5 b. 6 c. 7 d. 8
Mudah 2. 45 ÷ 5 = ... a. 8 b. 9 c. 10 d. 7
Sedang 3. 72 ÷ 4 = ... a. 16 b. 17 c. 18 d. 19
Sedang 4. Sebuah kantong berisi 65 permen akan dibagikan sama rata kepada 5 anak. Setiap anak mendapat ... permen. a. 12 b. 13 c. 14 d. 15
Sukar 5. Bu Sari membeli 96 buah apel untuk dibagikan sama rata kepada 6 tetangganya. Jumlah apel yang diterima setiap tetangga adalah ... a. 14 b. 15 c. 16 d. 17
B. Isian Singkat
Mudah 6. 28 ÷ 4 = ____
Sedang 7. 63 ÷ 3 = ____
Sukar 8. Sebuah kandang berisi 84 ekor ayam yang akan dibagi rata ke dalam 4 kandang kecil. Berapa ekor ayam di setiap kandang kecil? ____
C. Esai
Sedang 9. Hitunglah 96 ÷ 8 dengan menggunakan teknik porogapit, tunjukkan langkah-langkahnya!
Sukar 10. Buatlah sebuah soal cerita pembagian bilangan cacah sampai 100 yang berkaitan dengan kegiatan di rumahmu, lalu selesaikan soal tersebut!
🌟 Kesimpulan
Pembagian bilangan cacah sampai 100 dapat dipahami sebagai kebalikan dari perkalian, dan dapat diselesaikan dengan teknik porogapit secara bersusun langkah demi langkah. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.
📝 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran
Tindak Lanjut
Siswa yang Sudah Paham
Siswa yang Belum Paham
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!