Senin, 13 Juli 2026

MPLS DAY-2 SELASA 14 JULI 2026

 

SD AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

MATERI KEGIATAN MPLS — HARI KE-2

Selasa, 14 Juli 2026    Kelas 2 dan 3

Tema Hari Ini: Mengenal Potensi Diri, Aturan, dan Budaya Sekolah

Dokumen ini berisi panduan pelaksanaan, naskah, dan bahan ajar untuk setiap sesi kegiatan MPLS Hari ke-2 sesuai jadwal resmi sekolah.

 Jadwal Kegiatan

Waktu

Kegiatan

08.00 – 08.45

• Menyanyikan lagu Jingle MPLS Ramah

• Storytelling "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan"

08.45 – 09.30

Memahami Potensi Diri:

• Pengenalan Hobi

• Mewarnai Hobi

09.45 – 11.15

• Mengenal Tata Tertib

• Mengenal Budaya 6S

• Mengenal Sarana Prasarana

• Games Kelompok

 

Sesi 1 (08.00 – 09.30) — Jingle MPLS Ramah & Storytelling

A. Menyanyikan Jingle MPLS Ramah

Kegiatan pembuka untuk mencairkan suasana dan membangun semangat siswa baru maupun siswa lama.

Langkah Pelaksanaan:

1.    Guru mengajak siswa berdiri membentuk lingkaran atau tetap di bangku dengan gerakan tangan sederhana.

2.    Guru mencontohkan lirik dan gerakan Jingle MPLS Ramah baris per baris, siswa menirukan.

3.    Ulangi 2–3 kali hingga siswa hafal, lalu nyanyikan bersama sambil bertepuk tangan.

4.    Tutup dengan yel-yel kelas: "Kelas 3 Abdullah bin Umar, Siap Belajar, Siap Berakhlak Mulia!"

Catatan: Lirik resmi Jingle MPLS Ramah mengikuti lirik yang sudah ditetapkan panitia MPLS sekolah. Jika Bu Ayu memiliki teks liriknya, saya bisa sisipkan langsung ke dokumen ini.

B. Storytelling: "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan"

Tujuan: menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada siswa melalui cerita yang menyenangkan, dikaitkan dengan semangat mengawali tahun ajaran baru.

Naskah Cerita untuk Dibacakan Guru:

Di sebuah desa yang asri, hiduplah seorang anak bernama Hebat. Ia bernama Hebat bukan karena kuat atau pintar, tapi karena neneknya berpesan, "Hebat itu bukan soal siapa yang paling jago, tapi siapa yang paling banyak menyalakan cahaya kebaikan di hatinya."

Suatu hari, di hari pertama sekolah, Hebat merasa gugup. Ia bertemu seekor burung hud-hud bijak yang hinggap di jendela kelas. Burung itu berkata, "Wahai Hebat, aku akan menunjukkan 7 Cahaya Kebahagiaan yang akan membuatmu menjadi anak hebat sesungguhnya di sekolah barumu."

Cahaya ke-1: JUJUR — Hebat belajar untuk selalu berkata benar, meski itu sulit. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.

Cahaya ke-2: DISIPLIN — Hebat datang tepat waktu dan merapikan alat tulisnya sendiri.

Cahaya ke-3: SOPAN SANTUN — Hebat mengucap salam dan mencium tangan guru serta orang tuanya setiap hari.

Cahaya ke-4: TOLONG-MENOLONG — Hebat membantu temannya yang pensilnya jatuh, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Cahaya ke-5: BERSYUKUR — Hebat mengucap Alhamdulillah atas teman baru dan sekolah yang indah.

Cahaya ke-6: SABAR — Ketika antre cuci tangan, Hebat menunggu giliran tanpa mendorong temannya.

Cahaya ke-7: SEMANGAT BELAJAR — Hebat selalu bertanya jika belum paham, karena menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim.

Setelah mendengar ketujuh cahaya itu, Hebat tersenyum. Ia pun berjanji akan menyalakan ketujuh cahaya itu setiap hari di sekolah barunya, agar ia menjadi Hebat sesungguhnya — hebat hatinya, hebat akhlaknya. Dan sejak hari itu, teman-teman baru pun ikut menyalakan cahaya kebahagiaan mereka masing-masing.

 

Panduan Setelah Bercerita:

      Ajak siswa menyebutkan kembali ketujuh cahaya kebahagiaan secara bergantian.

      Tanyakan: "Cahaya mana yang paling ingin kamu nyalakan hari ini?"

      Tempelkan tulisan 7 Cahaya Kebahagiaan di papan tulis/kelas sebagai pengingat sepanjang minggu MPLS.

Catatan: Cerita di atas disusun sebagai naskah orisinal untuk kebutuhan MPLS. Jika sekolah sudah memiliki versi resmi cerita "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan" dari panitia pusat, gunakan versi tersebut sebagai acuan utama.

 

Sesi 2 (08.45 – 09.30) — Memahami Potensi Diri

A. Pengenalan Hobi

Tujuan: siswa mampu mengenali dan menyebutkan hobi/minatnya, serta belajar menghargai perbedaan minat teman.

Langkah Pelaksanaan:

5.    Guru bertanya, "Siapa di sini yang suka menggambar? Suka bernyanyi? Suka bermain bola?" sambil mengangkat tangan.

6.    Siswa secara bergiliran maju ke depan menyebutkan nama dan hobinya dalam satu kalimat, misalnya: "Nama saya Fatimah, hobi saya membaca buku cerita."

7.    Guru dapat mengelompokkan siswa dengan hobi serupa untuk saling berkenalan lebih dekat.

8.    Tutup dengan pesan: "Semua hobi itu istimewa, karena Allah menciptakan setiap anak dengan bakatnya masing-masing."

Pertanyaan Pemantik:

      Apa kegiatan yang paling kamu suka lakukan saat di rumah?

      Kalau punya waktu luang, kamu paling senang melakukan apa?

      Apakah hobimu bisa membantu orang lain? Bagaimana caranya?

B. Mewarnai Hobi

Tujuan: menyalurkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat pengenalan diri melalui media visual.

Alat dan Bahan:

      Lembar gambar bertema hobi (anak menggambar/membaca/berolahraga/bermain musik, dsb.)

      Krayon atau pensil warna

Langkah Pelaksanaan:

9.    Bagikan lembar mewarnai bergambar aneka hobi kepada setiap siswa.

10.Siswa memilih dan mewarnai gambar yang paling sesuai dengan hobinya sendiri.

11.Siswa menuliskan namanya di bawah gambar (dibantu guru bila perlu).

12.Hasil mewarnai dapat dipajang di dinding kelas sebagai galeri perkenalan "Kenali Aku dan Hobiku".

Waktu mewarnai disarankan 20–25 menit, dilanjutkan 10 menit untuk menunjukkan hasil karya secara singkat kepada teman sebangku.

 


Sesi 3 (09.45 – 11.15) — Aturan dan Budaya Sekolah

A. Mengenal Tata Tertib Sekolah

Tujuan: siswa memahami aturan dasar sekolah agar terbiasa disiplin sejak awal tahun ajaran.

Poin-Poin Tata Tertib yang Disampaikan:

      Hadir di sekolah tepat waktu, sebelum bel masuk berbunyi.

      Mengenakan seragam sesuai jadwal dan rapi.

      Membawa perlengkapan belajar sesuai jadwal pelajaran.

      Meminta izin kepada guru saat hendak keluar kelas.

      Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.

      Bersikap sopan kepada guru, staf sekolah, dan teman.

      Mengikuti kegiatan ibadah (shalat dhuha/dzuhur berjamaah) sesuai jadwal sekolah.

Cara Penyampaian: gunakan gambar/poster tata tertib bergambar, lalu ajak siswa membuat kesepakatan kelas bersama ("Janji Kelas 3 Abdullah bin Umar") yang ditandatangani dengan cap jempol atau tanda tangan sederhana.

B. Mengenal Budaya 6S

Budaya 6S adalah kebiasaan baik yang diterapkan di lingkungan sekolah setiap hari:

      Senyum — selalu ramah dan menunjukkan wajah ceria kepada siapa pun.

      Salam — mengucapkan salam saat bertemu guru, teman, dan tamu sekolah.

      Sapa — menyapa dengan sopan saat berpapasan.

      Sopan — bersikap santun dalam ucapan dan perilaku.

      Santun — menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

      Semangat — menunjukkan antusias dan giat dalam belajar maupun beraktivitas.

Kegiatan: praktikkan langsung 6S dengan simulasi "Bertemu di Lorong Sekolah" — dua siswa maju ke depan kelas dan mempraktikkan senyum, salam, sapa saat berpapasan, lalu siswa lain menirukan berpasangan.

C. Mengenal Sarana dan Prasarana Sekolah

Tujuan: siswa mengenal lokasi dan fungsi fasilitas sekolah agar tidak bingung dan dapat memanfaatkannya dengan baik.

Fasilitas yang Dikenalkan:

      Ruang kelas dan ruang guru

      Perpustakaan

      Masjid/mushola sekolah

      UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

      Kantin sekolah

      Toilet siswa

      Lapangan/area bermain

      Pos satpam dan area penjemputan

Kegiatan: bila memungkinkan, lakukan tur keliling sekolah (walking tour) selama 15–20 menit dengan guru pendamping menjelaskan fungsi setiap area secara singkat sambil berbaris rapi.

D. Games Kelompok

Tujuan: membangun kekompakan, kerja sama, dan keceriaan antarsiswa di akhir sesi.

1. Games "Estafet Nama dan Hobi"

      Alat: tidak ada, cukup formasi lingkaran/barisan.

      Cara main: siswa pertama menyebut nama dan hobinya, siswa kedua mengulang nama-hobi siswa pertama lalu menambahkan miliknya sendiri, dan seterusnya secara berantai.

      Nilai yang ditanamkan: konsentrasi, mendengarkan, dan mengenal teman baru.

2. Games "Estafet Bola Kekompakan"

      Alat: 1 bola plastik/kertas per kelompok.

      Cara main: siswa dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang), bola dipindahkan dari siswa pertama ke terakhir melalui atas kepala secara bergantian tanpa menjatuhkannya; kelompok tercepat dan paling rapi menjadi pemenang.

      Nilai yang ditanamkan: kerja sama tim dan semangat sportivitas.

3. Games "Tebak Ekspresi 6S"

      Alat: tidak ada.

      Cara main: satu siswa maju memperagakan salah satu perilaku 6S (misalnya menyapa dengan santun), siswa lain menebak perilaku mana yang diperagakan.

      Nilai yang ditanamkan: pengulangan pemahaman budaya 6S dengan cara menyenangkan.

Penutup Sesi: akhiri seluruh rangkaian Hari ke-2 dengan doa bersama dan pesan singkat guru, "Hari ini kalian sudah belajar mengenal diri sendiri dan aturan sekolah — besok kita lanjutkan petualangan MPLS dengan semangat baru!"

Minggu, 24 Mei 2026

Kisi kisi sumatif akhir semester 2

📅 Selasa, 26 Mei 2026
⭐ Pembelajaran Kelas 3
Selamat Belajar, Anak Hebat! 🎒
GURU PENGAMPUSri rahayu, S.Pd.
PENDIDIKAN PANCASILA
👋
Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! 🌟
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
🕌  Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaahterlebih dahulu sebelum belajar!


📚 PENDIDIKAN PANCASILA · KELAS 3 SD · SEMESTER GENAP

🇮🇩 Rangkuman Materi
Persiapan Sumatif Akhir Semester

Kurikulum Merdeka · Bab 3 & Bab 4

🌺 Berbeda itu Indah🦅 Ayo Mengenal Pancasila
🌺

Bab 3 — Berbeda itu Indah

Mengenal kekayaan budaya, permainan tradisional, dan bahasa persatuan Indonesia

AKekayaan Budaya Indonesia
Indonesia adalah negara yang sangat kaya! Terdiri dari lebih dari 17.000 pulau300+ suku bangsa, dan ratusan bahasa daerah. Semua perbedaan ini adalah kekayaan yang patut kita banggakan dan jaga bersama. 🌍
1Suku Bangsa di Indonesia
🗺️

Suku Jawa

Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta

🗺️

Suku Sunda

Jawa Barat

🗺️

Suku Batak

Sumatera Utara

🗺️

Suku Minangkabau

Sumatera Barat

🗺️

Suku Bugis

Sulawesi Selatan

🗺️

Suku Lampung Lampung

Provinsi Lampung — terdiri dari masyarakat Saibatin dan Pepadun

🗺️

Suku Dayak

Kalimantan

🗺️

Suku Bali

Provinsi Bali

💡 Ingat: Meski suku berbeda-beda, kita tetap satu bangsa yaitu bangsa Indonesia dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" — berbeda-beda tetapi tetap satu.
2Pakaian Adat di Indonesia
Nama Pakaian AdatAsal Daerah
Beskap / KebayaJawa Tengah & DI Yogyakarta
Kebaya SundaJawa Barat
UlosSumatera Utara (Suku Batak)
Baju BodoSulawesi Selatan (Suku Bugis-Makassar)
Pakaian DayakKalimantan
TapisLampungProvinsi Lampung — kain tenun bermotif emas yang indah, dipakai saat upacara adat
Pakaian BarongBali
Kimono Nusantara / Baju CeleMaluku
3Rumah Adat di Indonesia
Nama Rumah AdatAsal Daerah
JogloJawa Tengah & DI Yogyakarta
Sunda (Kasepuhan)Jawa Barat
GadangSumatera Barat (Minangkabau)
BolonSumatera Utara (Batak)
LimasSumatera Selatan
Nuwo SesatLampungProvinsi Lampung — rumah panggung besar tempat musyawarah adat masyarakat Lampung
TongkonanSulawesi Selatan (Toraja)
HonaiPapua
4Tarian Adat di Indonesia
Nama TarianAsal Daerah
Tari SamanAceh
Tari KecakBali
Tari PendetBali
Tari Tor-TorSumatera Utara (Batak)
Tari PiringSumatera Barat (Minangkabau)
Tari Sigeh PenguntenLampungTarian penyambutan tamu agung khas Lampung, penuh keanggunan dan keramahan
Tari BedanaLampungTarian pergaulan muda-mudi Lampung yang diiringi musik gambus dan rebana
Tari JaipongJawa Barat (Sunda)
5Bahasa Daerah di Indonesia
Bahasa DaerahDigunakan di
Bahasa JawaJawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta
Bahasa SundaJawa Barat
Bahasa BatakSumatera Utara
Bahasa MinangkabauSumatera Barat
Bahasa BugisSulawesi Selatan
Bahasa LampungLampungProvinsi Lampung — memiliki aksara sendiri disebut Aksara Lampung (Had Lampung)
Bahasa BaliBali
Bahasa DayakKalimantan
6Lagu Daerah di Indonesia
Nama Lagu DaerahAsal Daerah
Bubuy BulanJawa Barat (Sunda)
Gundul-Gundul PaculJawa Tengah
Bungong JeumpaAceh
O Ina Ni KekeSulawesi Utara
Manuk DadaliJawa Barat
Yamko Rambe YamkoPapua
Sang Bumi Ruwa Jurai LampungLagu kebangsaan daerah Lampung yang artinya "Bumi yang didiami dua kelompok masyarakat"
Kijang MasLampungLagu daerah Lampung tentang kijang emas sebagai lambang provinsi
7Agama dan Kepercayaan di Indonesia
Indonesia mengakui 6 agama resmi dan juga menghormati kepercayaan lokal. Kita wajib saling menghormati antarsesama meskipun berbeda agama.
☪️

Islam

Agama mayoritas di Indonesia, termasuk di Lampung

✝️

Kristen Protestan

Banyak dianut di Sulawesi, Papua, NTT

Kristen Katolik

Banyak dianut di NTT, Flores

🕉️

Hindu

Banyak dianut di Bali

☸️

Buddha

Dianut oleh sebagian masyarakat Indonesia

✡️

Konghucu

Dianut oleh sebagian warga keturunan Tionghoa

Toleransi = saling menghormati perbedaan agama dan kepercayaan. Ini adalah nilai penting yang harus kita pegang teguh! 🤝
BPermainan Tradisional
Permainan tradisional adalah permainan warisan nenek moyang yang penuh nilai kebersamaan, kejujuran, dan sportivitas. Ayo kita lestarikan! 🎮
🦺

Egrang

Berjalan di atas dua tongkat bambu panjang. Melatih keseimbangan dan keberanian.

🪨

Congklak

Permainan biji-bijian dengan papan berlubang. Melatih berhitung dan strategi.

🌀

Sapintrong

Melompati karet gelang yang dirangkai panjang. Melatih kelincahan.

🤸

Gobak Sodor

Permainan tim melewati garis pertahanan lawan. Melatih kerjasama tim.

🎯

Gasing

Memutar gasing kayu atau bambu agar berputar paling lama.

🪁

Bentengan

Merebut benteng lawan sambil menjaga benteng sendiri.

🪃

Patok Lele

Memukul tongkat kecil menggunakan tongkat besar, lalu menghitung skor.

🏃

Petak Umpet

Satu orang mencari teman-teman yang bersembunyi.

Nilai dalam Permainan Tradisional:
  • 🤝 Kebersamaan — bermain bersama mempererat persahabatan
  • 🏆 Sportivitas — menerima menang dan kalah dengan lapang dada
  • 🧠 Kreativitas — menggunakan bahan-bahan sederhana dari alam
  • 💪 Kesehatan — menggerakkan tubuh dan pikiran
CBahasa Persatuan dan Fungsinya

🇮🇩 Bahasa Indonesia = Bahasa Persatuan

Pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia berikrar menjunjung bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia menyatukan kita dari Sabang sampai Merauke!

  • 📢 Alat komunikasi — digunakan di seluruh wilayah Indonesia
  • 🏫 Bahasa pengantar pendidikan — dipakai di semua sekolah Indonesia
  • 🏛️ Bahasa resmi negara — dipakai dalam kegiatan pemerintahan dan hukum
  • 🤝 Alat pemersatu bangsa — menghubungkan semua suku yang berbeda bahasa daerah
  • 📰 Bahasa ilmu pengetahuan — dipakai dalam buku, media, dan penelitian
💡 Ingat: Kita boleh bangga dengan bahasa daerah kita, tapi kita juga wajib bisa berbahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai bahasa persatuan!
🦅

Bab 4 — Ayo Mengenal Pancasila

Sila, simbol, pengamalan, tokoh perumus, dan karakter mulia

1Sila Pancasila dan Simbolnya
1Ketuhanan Yang Maha Esa
Bintang Emas
⛓️2Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Rantai Emas
🌳3Persatuan Indonesia
Pohon Beringin
🐂4Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
Kepala Banteng
🌾5Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Padi dan Kapas
Arti Simbol Sila:
  • ⭐ Bintang — cahaya dari Tuhan Yang Maha Esa
  • ⛓️ Rantai — ikatan manusia yang saling berhubungan (gelang = perempuan, kotak = laki-laki)
  • 🌳 Pohon Beringin — tempat berlindung, simbol persatuan yang kokoh
  • 🐂 Kepala Banteng — hewan yang suka berkumpul, simbol musyawarah bersama
  • 🌾 Padi & Kapas — simbol sandang dan pangan, keadilan untuk semua rakyat
2Contoh Pengamalan Sila Pancasila
1
Sila ke-1 – Ketuhanan Yang Maha EsaBerdoa sebelum dan sesudah belajar · Menghormati teman yang sedang beribadah · Tidak mengganggu saat orang lain berdoa
2
Sila ke-2 – Kemanusiaan yang Adil dan BeradabMembantu teman yang kesulitan · Tidak mem-bully atau mengejek teman · Menyapa guru dan teman dengan sopan
3
Sila ke-3 – Persatuan IndonesiaBerteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan suku · Mengikuti upacara bendera dengan khidmat · Bangga menjadi anak Indonesia
4
Sila ke-4 – Kerakyatan (Musyawarah)Bermusyawarah memilih ketua kelas · Menghargai pendapat teman saat diskusi · Tidak memaksakan kehendak sendiri
5
Sila ke-5 – Keadilan SosialBerbagi bekal dengan teman yang lupa membawa makanan · Tidak pilih kasih dalam bermain · Membantu warga yang membutuhkan
3Tokoh Perumus Pancasila
🎖️

Ir. Soekarno

Presiden RI pertama. Pada 1 Juni 1945 beliau menyampaikan gagasan lima dasar negara dan menamakannya Pancasila.

⚖️

Moh. Hatta

Wakil Presiden pertama RI. Cendekiawan dan negarawan yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan.

📜

Moh. Yamin

Sastrawan dan ahli hukum. Menyampaikan usulan tertulis lima dasar negara pada sidang BPUPK.

🌟

Mr. Soepomo

Ahli hukum terkemuka. Mengusulkan konsep negara integralistik dan berkontribusi besar dalam perumusan dasar negara.

📅 Sejarah Singkat: Pancasila dirumuskan dalam sidang BPUPK (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan) pada Mei–Juli 1945. Tanggal 1 Junidiperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. 🇮🇩
4Karakter Teladan Perumus Pancasila
Para perumus Pancasila adalah teladan yang luar biasa. Kita bisa meniru karakter-karakter hebat mereka dalam kehidupan sehari-hari! ✨
❤️
Cinta Tanah Air
Selalu mendahulukan kepentingan bangsa dan negara
🙌
Rela Berkorban
Meninggalkan kepentingan pribadi demi kemerdekaan bangsa
🗣️
Gemar Bermusyawarah
Menyelesaikan perbedaan dengan cara berdiskusi dan mufakat
🤝
Menghargai Perbedaan
Menerima perbedaan suku, agama, dan pendapat dengan lapang dada
📚
Semangat Belajar
Terus menuntut ilmu untuk membangun bangsa yang lebih baik
😊
Rendah Hati
Tidak sombong meskipun berpendidikan dan berkedudukan tinggi
Pantang Menyerah
Terus berjuang meski menghadapi banyak rintangan
🌍
Peduli Sesama
Memikirkan nasib seluruh rakyat, bukan hanya golongan sendiri
💡 Cara Kita Meneladani: Kita bisa meniru karakter para perumus Pancasila dengan cara — rajin belajar, jujur, mau berbagi, menghormati teman yang berbeda agama/suku, tidak berkelahi, dan bangga menjadi anak Indonesia! 🏫
📝Kesimpulan

🌟 Rangkuman Akhir

🌺 Bab 3: Berbeda itu Indah — Indonesia kaya akan budaya: suku bangsa, pakaian adat, rumah adat, tarian, bahasa daerah, lagu daerah, dan agama yang beragam. Provinsi Lampung memiliki kekayaan budaya yang tak kalah indah seperti kain Tapis, rumah adat Nuwo Sesat, Tari Sigeh Pengunten, dan Bahasa Lampung dengan aksara Had Lampung.

🎮 Permainan tradisional seperti egrang, congklak, dan sapintrong mengajarkan kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas. Kita wajib menjaga dan melestarikannya!

🗣️ Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, meskipun kita memiliki ratusan bahasa daerah yang berbeda-beda.

🦅 Bab 4: Ayo Mengenal Pancasila — Pancasila adalah dasar negara Indonesia dengan lima sila dan simbolnya. Para perumusnya seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Moh. Yamin, dan Mr. Soepomo mengajarkan kita nilai cinta tanah air, rela berkorban, gemar bermusyawarah, dan menghargai perbedaan.

💪 Sebagai pelajar kelas 3 yang hebat, mari kita amalkan Pancasila setiap harilestarikan budaya bangsa, dan bangga menjadi anak Indonesia! 🇮🇩


LATIHAN SOAL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III 
Silakan untuk dapat untuk mengunduhnya pada tautan berikut ya:

MPLS DAY-2 SELASA 14 JULI 2026

  SD AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) MATERI KEGIATAN MPLS — HARI KE-2 Selasa, 14 Juli 2026   •   K...