Kamis, 16 Juli 2026

MATERI AJAR KELAS 3 ABDULLAH BIN UMAR SENIN 20 JULI 2026

  

📅 Senin, 20 Juli 2026
⭐ Pembelajaran Kelas 3
Selamat Belajar, Anak Hebat! 🎒
GURU PENGAMPUSri rahayu, S.Pd.
IPAS — PANCAINDRA
BAHASA INDONESIA --- TEKS EKSPOSISI

BAHA📚Muatan Pembelajaran

                    Materi yang dipelajari hari ini

1. Bahasa indonesia
Teks eksposisi
2. Ips
Pancaindra 
Tujuan Pembelajaran (TP)
Yang ingin dicapai pada pertemuan ini
1. Bahasa indonesia
1. Peserta didik memahami teks ekposisi
2. Peserta didik memahami struktur teks eksposisi
2. Ipas
1. Peserta didik mengetahui 5 pancaindra manusia
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi pancaindra
🧩
Strategi Pembelajaran
Metode & alat peraga yang digunakan
⚗️ METODE PEMBELAJARAN
SaintifikDiscovery LearningTanya JawabPenugasanObservasiStudi PustakaContextual Learning
🛠️ ALAT PERAGA
PPT / ModulMedia GambarLingkungan SekitarTabel
👋
Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! 🌟
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
🕌  Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaahterlebih dahulu sebelum belajar!





 

Ayo, Kenali Lima Pancaindra Kita!

Cerita seru dari Kelas 3 Abdullah bin Umar, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung 🌟

Coba pejamkan matamu selama lima detik. Gelap, bukan? Sekarang buka lagi matamu — dunia langsung terang, warna-warni, dan penuh cerita. Nah, bagaimana caranya kita bisa melihat semua keindahan itu? Bagaimana pula caranya kita bisa mendengar kicau burung, mencium wangi masakan Bunda, merasakan manisnya kue, atau merasakan lembutnya bulu kucing? Semua itu bisa terjadi berkat anugerah istimewa dari Allah SWT yang bernama pancaindra!

Minggu ini, anak-anak Kelas 3 Abdullah bin Umar belajar mengenali dan menyebutkan pancaindra pada diri mereka sendiri. Yuk, ikuti keseruannya! 👇

 

Pancaindra, Karunia yang Patut Disyukuri 🤲

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔا وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.”

(QS. An-Nahl: 78)

 

Sejak lahir, kita belum tahu apa-apa. Lalu Allah memberi kita telinga untuk mendengar, mata untuk melihat, hidung untuk mencium, lidah untuk mengecap, dan kulit untuk meraba. Semua itu karunia yang luar biasa, sehingga sudah sepatutnya kita menjaga dan mensyukurinya. 💙

 

Kenalan Yuk dengan 5 Pancaindra 👀👂👃👅✋

Pancaindra adalah lima alat indra pada tubuh kita yang digunakan untuk mengenali dan merasakan segala sesuatu di sekitar kita. Yuk, kita kenalan satu per satu!

 

1. Mata — Si Jendela Dunia

Mata ada di wajah kita, sepasang, dan digunakan untuk melihat. Berkat mata, kita bisa melihat wajah teman, warna pelangi, dan tulisan di papan tulis.

 

2. Telinga — Si Penangkap Suara

Telinga ada di kanan dan kiri kepala kita, digunakan untuk mendengar. Suara kipas angin, suara teman memanggil, sampai suara burung berkicau — semua bisa kita dengar berkat telinga.

 

3. Hidung — Si Pencium Aroma

Hidung ada di tengah wajah kita, digunakan untuk mencium bau. Aroma masakan Bunda, wangi bunga, sampai bau tidak sedap, semua bisa dikenali oleh hidung kita.

 

4. Lidah — Si Pengecap Rasa

Lidah ada di dalam mulut kita, digunakan untuk mengecap rasa makanan dan minuman. Rasa manis permen, asam jeruk, atau asin keripik, semua dikenali lewat lidah.

 

5. Kulit — Si Peraba Ajaib

Kulit menutupi seluruh tubuh kita, digunakan untuk meraba. Lewat kulit, kita bisa merasakan halusnya kain, kasarnya batu, panas, dan dingin.

 

Serunya Bermain Sambil Belajar 🎉

Supaya makin paham, anak-anak diajak bermain permainan sederhana di depan kelas. Tiga teman maju ke depan dengan mata ditutup, lalu:

        Teman pertama diminta menebak benda dari aromanya — ternyata itu jeruk! 🍊

        Teman kedua diminta menebak sumber suara — tepuk tangan atau ketukan meja? 👏

        Teman ketiga diminta meraba dan menebak tekstur kain — halus atau kasar? 🧣

Serunya, walaupun mata mereka ditutup, mereka tetap bisa menebak dengan benar! Ini membuktikan bahwa kita punya indra lain selain mata yang membantu kita mengenali benda-benda di sekitar kita.

Anak-anak juga bermain “Simon Says” — begitu guru berkata “Pegang matamu!” atau “Pegang telingamu!”, semua serentak menyentuh bagian tubuh yang disebut. Riuh dan penuh tawa, tapi tetap belajar mengenali letak pancaindra pada tubuh sendiri. 😄


Yuk, Kenalan dengan Teks Eksposisi!

Belajar Bahasa Indonesia seru bersama anak-anak Kelas 3, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung ✏️

“Sarapan pagi sangat penting bagi anak-anak sebelum berangkat sekolah.” Pernahkah kamu membaca kalimat seperti itu? Kalimat itu bukan sekadar cerita, lho — itu adalah pendapat yang disertai alasan supaya kita percaya. Nah, teks seperti inilah yang disebut teks eksposisi!

Minggu ini, anak-anak Kelas 3 belajar mengenal ciri dan struktur teks eksposisi. Yuk, simak keseruannya! 👇

 

Apa Itu Teks Eksposisi? 🤔

Teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat atau gagasan, disertai fakta pendukung, untuk meyakinkan pembaca. Bedanya dengan teks cerita (narasi) atau teks yang menggambarkan sesuatu (deskripsi), teks eksposisi ini isinya penjelasan dan alasan yang masuk akal, bukan sekadar kejadian atau gambaran suasana.

Sebelum belajar lebih jauh, Bu/Pak Guru membacakan sebuah teks pendek tentang manfaat sarapan pagi. Anak-anak diajak menebak: “Apakah bacaan ini menceritakan kejadian, atau menjelaskan sesuatu?” Ternyata, jawabannya adalah teks eksposisi karena berisi penjelasan dan pendapat, bukan cerita!

 

Tiga Bagian Penting Teks Eksposisi 🧩

Setiap teks eksposisi punya tiga bagian struktur yang selalu berurutan. Yuk, kenali satu per satu!

 

1. Tesis (Pernyataan Pendapat)

Bagian pembuka yang berisi pendapat atau gagasan utama penulis. Biasanya muncul di awal teks, seperti kalimat pembuka yang menyampaikan inti masalah.

 

2. Argumentasi (Alasan/Fakta Pendukung)

Bagian yang berisi alasan, contoh, atau fakta yang memperkuat pendapat pada tesis. Semakin kuat argumentasinya, semakin pembaca percaya.

 

3. Penegasan Ulang

Bagian penutup yang menegaskan kembali pendapat di awal, biasanya berupa simpulan atau ajakan. Ini adalah kalimat penutup yang mengingatkan pembaca pada inti gagasan.

 

Contoh Yuk: “Manfaat Sarapan Pagi” 🥣

Mari kita bedah bersama contoh teks yang dibacakan guru di kelas:

TESIS

“Sarapan pagi sangat penting bagi anak-anak sebelum berangkat sekolah.”

 

ARGUMENTASI

“Sarapan memberikan energi agar tubuh tidak lemas saat belajar. Selain itu, sarapan juga membantu otak berkonsentrasi lebih baik sehingga murid dapat menerima pelajaran dengan optimal.”

 

PENEGASAN ULANG

“Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan sarapan pagi sebelum beraktivitas.”

 

Serunya Bermain “Tebak Struktur” 🎯

Setelah memahami konsep, anak-anak berlatih menandai bagian tesis, argumentasi, dan penegasan ulang secara berkelompok pada teks lain. Setiap kelompok lalu mempresentasikan hasil temuannya di depan kelas.

Permainannya makin seru dengan “Tebak Struktur”: guru membacakan potongan kalimat, lalu anak-anak menebak dengan cepat — apakah itu bagian tesis, argumentasi, atau penegasan ulang? Kelas jadi riuh dengan tebakan dan tawa, tapi pemahaman anak-anak tentang struktur teks eksposisi makin kuat. 😄

 

Yuk, Coba di Rumah! 🏠

Sebagai tugas rumah, anak-anak diminta mencari satu teks eksposisi di koran, majalah, atau internet bersama orang tua, lalu menandai bagian tesisnya. Kegiatan sederhana ini melatih anak untuk semakin jeli mengenali pendapat penulis dalam bacaan sehari-hari.

 

✨ Yuk, jadi pembaca yang cerdas — kenali pendapat dan faktanya, baru percaya! ✨

 


MPLS day-5 Jumat 17 Juli 2026

Petualangan di Hutan Belantara Berakhir Manis: Keseruan MPLS Hari Ke-5 Kelas 2 & 3 SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Jumat, 17 Juli 2026 — Setelah empat hari berpetualang menyusuri “hutan belantara” pengenalan sekolah, para penjelajah cilik Kelas 2 dan 3 SD Al Azhar 1 Bandar Lampung sampai di hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dan seperti seekor ular yang melingkar sempurna kembali ke sarangnya, hari ini menjadi penutup yang membentuk pondasi penting: membangun kelas sebagai rumah kedua.

🐍 Sesi Pertama: Mengenal Diri Lewat Asesmen Awal (08.00 – 09.15)

Perjalanan hari ini dibuka dengan Asesmen Awal Sederhana. Bukan ujian yang menegangkan, sesi ini justru menjadi cara guru “membaca peta” setiap anak — mengenali kemampuan awal, gaya belajar, dan kesiapan mereka memasuki tahun ajaran baru. Ibarat penjelajah yang perlu tahu perbekalan apa saja yang sudah dimiliki sebelum melangkah lebih jauh ke dalam rimba pembelajaran, asesmen ini membantu guru merancang pembelajaran yang tepat sasaran sejak awal.

🌿 Sesi Kedua: Menyusun Kesepakatan dan Struktur Kelas (09.30 – 10.30)

Memasuki sesi kedua, suasana kelas berubah menjadi lebih hidup dan partisipatif lewat dua kegiatan inti:

1. Membuat Kesepakatan Kelas

Alih-alih diberi peraturan dari atas, siswa diajak duduk bersama merumuskan sendiri aturan main di kelas mereka. Proses ini menanamkan rasa memiliki (sense of belonging) sejak dini — anak-anak belajar bahwa kelas adalah rumah bersama yang dijaga dan disepakati bersama, bukan sekadar ruang yang diatur oleh guru semata.

2. Membuat Struktur Organisasi Kelas

Selanjutnya, para “penjelajah kecil” ini memilih pemimpin regu mereka: ketua kelas, sekretaris, bendahara, hingga penanggung jawab piket. Kegiatan sederhana ini sesungguhnya adalah latihan kepemimpinan dan tanggung jawab pertama mereka — benih kecil yang kelak tumbuh menjadi karakter pemimpin yang amanah.

🌳 Makna di Balik Tema Hutan Belantara

Pemilihan tema petualangan hutan sepanjang MPLS tahun ini bukan tanpa alasan. Sekolah bukan tempat yang menakutkan untuk dijelajahi, melainkan hutan penuh keajaiban yang siap ditemukan — asalkan anak-anak berani melangkah, saling bekerja sama, dan mengenal “peta” (aturan dan strukturnya) dengan baik. Di akhir MPLS ini, setiap anak pulang bukan hanya dengan pengetahuan, tapi juga dengan rasa percaya diri bahwa mereka adalah bagian dari sebuah tim.

Penutup

Lima hari MPLS telah dilalui dengan penuh keceriaan, dan kini saatnya para siswa Kelas 2 dan 3 melangkah dengan mantap memasuki tahun ajaran baru. Kesepakatan sudah dibuat, struktur kelas sudah terbentuk, dan yang terpenting: rasa kebersamaan sudah tertanam sejak hari pertama.

Selamat datang di petualangan belajar yang sesungguhnya! 🎒🌱

Rabu, 15 Juli 2026

MPLS DAY-4 KAMIS 16 JULI 2026

 


Serunya Hari Keempat MPLS: Kelas  3 Belajar Sambil Bermain di "Hutan Ilmu" SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

Kamis, 16 Juli 2026

Semangat pagi masih terasa kental di lingkungan SD Al Azhar 1 Bandar Lampung. Memasuki Day 4 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), giliran adik-adik Kelas 2 dan 3 yang menjalani rangkaian kegiatan penuh warna, tawa, dan tentu saja... ilmu baru! Dengan nuansa hutan tropis yang menghiasi jadwal kegiatan hari ini, lengkap dengan ular-ular lucu dan bunga lili yang mekar, suasana belajar terasa begitu hidup dan menyenangkan.

Yuk, kita intip apa saja keseruan yang menanti para siswa hari ini!

🌤️ 08.00 – 08.30 | Senam Pagi Bersama

Hari dimulai dengan cara terbaik: bergerak bersama! Senam pagi bukan sekadar pemanasan tubuh, tapi juga momen kebersamaan yang membangun energi positif sebelum memulai rangkaian kegiatan MPLS. Tawa dan semangat anak-anak yang menggerakkan tubuh serempak menjadi pemandangan yang menghangatkan hati.

🥋 08.30 – 09.30 | Pengenalan Ekskul Bela Diri dan Sepatu Roda

Saatnya mengenal dunia baru! Sesi ini memperkenalkan dua ekstrakurikuler seru: bela diri dan sepatu roda. Selain melatih fisik, kegiatan ini membuka wawasan siswa tentang pilihan minat dan bakat yang bisa mereka kembangkan selama bersekolah di SD Al Azhar 1. Siapa tahu, dari sinilah lahir juara-juara masa depan!

🛡️ 09.45 – 10.30 | Materi Penting untuk Bekal Hidup di Sekolah

Sesi ini menjadi salah satu bagian paling bermakna dari MPLS hari ini, dengan tiga topik krusial:

  • Pencegahan Perundungan (Bullying) — menanamkan pemahaman sejak dini bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang.
  • Keselamatan di Sekolah — mengajarkan siswa cara menjaga diri dan lingkungan sekitar.
  • Hak dan Kewajiban Murid — membangun kesadaran akan tanggung jawab sekaligus hak yang mereka miliki sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.

Materi ini penting agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang saling menghargai, peduli, dan bertanggung jawab sejak bangku sekolah dasar.

📚 10.30 – 11.15 | Literasi

Menutup rangkaian Day 4, siswa diajak masuk ke dunia literasi. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mencintai membaca, memperkaya kosa kata, dan menumbuhkan imajinasi — pondasi penting yang akan terus dibawa sepanjang perjalanan akademik mereka.


Kesimpulan

Day 4 MPLS untuk Kelas 2 dan 3 di SD Al Azhar 1 Bandar Lampung membuktikan bahwa pengenalan lingkungan sekolah tidak melulu soal aturan dan seremoni. Dengan balutan tema "hutan petualangan" yang ceria, siswa diajak belajar nilai-nilai penting kehidupan — kebersamaan, keberanian mencoba hal baru, kepedulian terhadap sesama, hingga kecintaan pada literasi — dengan cara yang menyenangkan dan mudah diingat.

Sampai jumpa di keseruan Day 5! 🐍🌿


#MPLS2026 #SDAlAzhar1BandarLampung #Kelas2dan3 #PendidikanKarakter #LiterasiSekolah

Senin, 13 Juli 2026

MPLS DAY-3 RABU 15 JULI 2026

 

Hari /tanggal        : Rabu, 15 Juli 2026

kelas                     : 3 Abdullah Bin umar 

Serunya Hari Ketiga MPLS: Mengenal Ekskul, Menutup Masa Orientasi, dan Membiasakan Hidup Sehat! 🐍🌿

SD Al Azhar 1 Bandar Lampung | Rabu, 15 Juli 2026

Petualangan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa-siswi Kelas 2 dan 3 SD Al Azhar 1 Bandar Lampung memasuki hari yang paling dinanti: Day 3! Dengan nuansa hutan tropis yang menghiasi setiap sudut kegiatan, hari ini menjadi penutup manis dari rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Yuk, simak keseruan apa saja yang dilalui adik-adik kita hari ini!

🎒 Sesi Pertama (08.00 – 09.30): Kenalan Sama Ekskul, Sampai Jumpa MPLS!

Sesi pagi diawali dengan momen yang paling ditunggu-tunggu para siswa, yaitu pengenalan ekstrakurikuler yang tersedia di SD Al Azhar 1 Bandar Lampung. Di sinilah anak-anak mulai mengintip dunia baru di luar kelas—mulai dari seni, olahraga, hingga kegiatan minat bakat lainnya yang siap mengasah potensi mereka selama setahun ke depan.

Tak lama setelah itu, suasana haru dan bahagia menyelimuti sesi penutupan MPLS TA. 2026/2027. Ini menandai berakhirnya masa orientasi, sekaligus menjadi gerbang awal bagi siswa untuk resmi memulai petualangan belajar mereka sebagai bagian dari keluarga besar SD Al Azhar 1.

🧼 Sesi Kedua (09.45 – 11.15): Membangun Kebiasaan Baik Sejak Dini

Tidak kalah penting, sesi kedua difokuskan pada penanaman karakter melalui tema "Mengenal Kebiasaan Baik". Ada tiga hal utama yang ditekankan pada sesi ini:

  • Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat — menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini.
  • Peduli Lingkungan — mengajak anak-anak untuk mencintai dan merawat alam sekitar mereka.
  • Praktik Cuci Tangan — sesi hands-on yang seru sekaligus edukatif, mengajarkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan kebiasaan hidup sehat sudah ditanamkan sejak MPLS, bukan sekadar teori di dalam kelas.

🌟 Semangat Baru, Petualangan Baru

Dengan berakhirnya MPLS di hari ketiga ini, seluruh siswa Kelas 2 dan 3 kini siap melangkah lebih jauh dalam perjalanan belajar mereka. Bukan hanya bekal akademik, tapi juga nilai-nilai kebersihan, kepedulian lingkungan, dan semangat mengenal potensi diri lewat ekstrakurikuler.

Selamat datang di tahun ajaran baru, adik-adik hebat SD Al Azhar 1 Bandar Lampung! 🎉


#MPLS2026 #SDAlAzhar1BandarLampung #KenaliDuniamu #HidupBersihSehat

MPLS DAY-2 SELASA 14 JULI 2026

 

SD AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

MATERI KEGIATAN MPLS — HARI KE-2

Selasa, 14 Juli 2026    Kelas 2 dan 3

Tema Hari Ini: Mengenal Potensi Diri, Aturan, dan Budaya Sekolah

Dokumen ini berisi panduan pelaksanaan, naskah, dan bahan ajar untuk setiap sesi kegiatan MPLS Hari ke-2 sesuai jadwal resmi sekolah.

 Jadwal Kegiatan

Waktu

Kegiatan

08.00 – 08.45

• Menyanyikan lagu Jingle MPLS Ramah

• Storytelling "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan"

08.45 – 09.30

Memahami Potensi Diri:

• Pengenalan Hobi

• Mewarnai Hobi

09.45 – 11.15

• Mengenal Tata Tertib

• Mengenal Budaya 6S

• Mengenal Sarana Prasarana

• Games Kelompok

 

Sesi 1 (08.00 – 09.30) — Jingle MPLS Ramah & Storytelling

A. Menyanyikan Jingle MPLS Ramah

Kegiatan pembuka untuk mencairkan suasana dan membangun semangat siswa baru maupun siswa lama.

Langkah Pelaksanaan:

1.    Guru mengajak siswa berdiri membentuk lingkaran atau tetap di bangku dengan gerakan tangan sederhana.

2.    Guru mencontohkan lirik dan gerakan Jingle MPLS Ramah baris per baris, siswa menirukan.

3.    Ulangi 2–3 kali hingga siswa hafal, lalu nyanyikan bersama sambil bertepuk tangan.

4.    Tutup dengan yel-yel kelas: "Kelas 3 Abdullah bin Umar, Siap Belajar, Siap Berakhlak Mulia!"

Catatan: Lirik resmi Jingle MPLS Ramah mengikuti lirik yang sudah ditetapkan panitia MPLS sekolah. Jika Bu Ayu memiliki teks liriknya, saya bisa sisipkan langsung ke dokumen ini.

B. Storytelling: "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan"

Tujuan: menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada siswa melalui cerita yang menyenangkan, dikaitkan dengan semangat mengawali tahun ajaran baru.

Naskah Cerita untuk Dibacakan Guru:

Di sebuah desa yang asri, hiduplah seorang anak bernama Hebat. Ia bernama Hebat bukan karena kuat atau pintar, tapi karena neneknya berpesan, "Hebat itu bukan soal siapa yang paling jago, tapi siapa yang paling banyak menyalakan cahaya kebaikan di hatinya."

Suatu hari, di hari pertama sekolah, Hebat merasa gugup. Ia bertemu seekor burung hud-hud bijak yang hinggap di jendela kelas. Burung itu berkata, "Wahai Hebat, aku akan menunjukkan 7 Cahaya Kebahagiaan yang akan membuatmu menjadi anak hebat sesungguhnya di sekolah barumu."

Cahaya ke-1: JUJUR — Hebat belajar untuk selalu berkata benar, meski itu sulit. Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.

Cahaya ke-2: DISIPLIN — Hebat datang tepat waktu dan merapikan alat tulisnya sendiri.

Cahaya ke-3: SOPAN SANTUN — Hebat mengucap salam dan mencium tangan guru serta orang tuanya setiap hari.

Cahaya ke-4: TOLONG-MENOLONG — Hebat membantu temannya yang pensilnya jatuh, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Cahaya ke-5: BERSYUKUR — Hebat mengucap Alhamdulillah atas teman baru dan sekolah yang indah.

Cahaya ke-6: SABAR — Ketika antre cuci tangan, Hebat menunggu giliran tanpa mendorong temannya.

Cahaya ke-7: SEMANGAT BELAJAR — Hebat selalu bertanya jika belum paham, karena menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim.

Setelah mendengar ketujuh cahaya itu, Hebat tersenyum. Ia pun berjanji akan menyalakan ketujuh cahaya itu setiap hari di sekolah barunya, agar ia menjadi Hebat sesungguhnya — hebat hatinya, hebat akhlaknya. Dan sejak hari itu, teman-teman baru pun ikut menyalakan cahaya kebahagiaan mereka masing-masing.

 

Panduan Setelah Bercerita:

      Ajak siswa menyebutkan kembali ketujuh cahaya kebahagiaan secara bergantian.

      Tanyakan: "Cahaya mana yang paling ingin kamu nyalakan hari ini?"

      Tempelkan tulisan 7 Cahaya Kebahagiaan di papan tulis/kelas sebagai pengingat sepanjang minggu MPLS.

Catatan: Cerita di atas disusun sebagai naskah orisinal untuk kebutuhan MPLS. Jika sekolah sudah memiliki versi resmi cerita "Si Hebat dan 7 Cahaya Kebahagiaan" dari panitia pusat, gunakan versi tersebut sebagai acuan utama.

 

Sesi 2 (08.45 – 09.30) — Memahami Potensi Diri

A. Pengenalan Hobi

Tujuan: siswa mampu mengenali dan menyebutkan hobi/minatnya, serta belajar menghargai perbedaan minat teman.

Langkah Pelaksanaan:

5.    Guru bertanya, "Siapa di sini yang suka menggambar? Suka bernyanyi? Suka bermain bola?" sambil mengangkat tangan.

6.    Siswa secara bergiliran maju ke depan menyebutkan nama dan hobinya dalam satu kalimat, misalnya: "Nama saya Fatimah, hobi saya membaca buku cerita."

7.    Guru dapat mengelompokkan siswa dengan hobi serupa untuk saling berkenalan lebih dekat.

8.    Tutup dengan pesan: "Semua hobi itu istimewa, karena Allah menciptakan setiap anak dengan bakatnya masing-masing."

Pertanyaan Pemantik:

      Apa kegiatan yang paling kamu suka lakukan saat di rumah?

      Kalau punya waktu luang, kamu paling senang melakukan apa?

      Apakah hobimu bisa membantu orang lain? Bagaimana caranya?

B. Mewarnai Hobi

Tujuan: menyalurkan kreativitas siswa sekaligus memperkuat pengenalan diri melalui media visual.

Alat dan Bahan:

      Lembar gambar bertema hobi (anak menggambar/membaca/berolahraga/bermain musik, dsb.)

      Krayon atau pensil warna

Langkah Pelaksanaan:

9.    Bagikan lembar mewarnai bergambar aneka hobi kepada setiap siswa.

10.Siswa memilih dan mewarnai gambar yang paling sesuai dengan hobinya sendiri.

11.Siswa menuliskan namanya di bawah gambar (dibantu guru bila perlu).

12.Hasil mewarnai dapat dipajang di dinding kelas sebagai galeri perkenalan "Kenali Aku dan Hobiku".

Waktu mewarnai disarankan 20–25 menit, dilanjutkan 10 menit untuk menunjukkan hasil karya secara singkat kepada teman sebangku.

 


Sesi 3 (09.45 – 11.15) — Aturan dan Budaya Sekolah

A. Mengenal Tata Tertib Sekolah

Tujuan: siswa memahami aturan dasar sekolah agar terbiasa disiplin sejak awal tahun ajaran.

Poin-Poin Tata Tertib yang Disampaikan:

      Hadir di sekolah tepat waktu, sebelum bel masuk berbunyi.

      Mengenakan seragam sesuai jadwal dan rapi.

      Membawa perlengkapan belajar sesuai jadwal pelajaran.

      Meminta izin kepada guru saat hendak keluar kelas.

      Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.

      Bersikap sopan kepada guru, staf sekolah, dan teman.

      Mengikuti kegiatan ibadah (shalat dhuha/dzuhur berjamaah) sesuai jadwal sekolah.

Cara Penyampaian: gunakan gambar/poster tata tertib bergambar, lalu ajak siswa membuat kesepakatan kelas bersama ("Janji Kelas 3 Abdullah bin Umar") yang ditandatangani dengan cap jempol atau tanda tangan sederhana.

B. Mengenal Budaya 6S

Budaya 6S adalah kebiasaan baik yang diterapkan di lingkungan sekolah setiap hari:

      Senyum — selalu ramah dan menunjukkan wajah ceria kepada siapa pun.

      Salam — mengucapkan salam saat bertemu guru, teman, dan tamu sekolah.

      Sapa — menyapa dengan sopan saat berpapasan.

      Sopan — bersikap santun dalam ucapan dan perilaku.

      Santun — menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

      Semangat — menunjukkan antusias dan giat dalam belajar maupun beraktivitas.

Kegiatan: praktikkan langsung 6S dengan simulasi "Bertemu di Lorong Sekolah" — dua siswa maju ke depan kelas dan mempraktikkan senyum, salam, sapa saat berpapasan, lalu siswa lain menirukan berpasangan.

C. Mengenal Sarana dan Prasarana Sekolah

Tujuan: siswa mengenal lokasi dan fungsi fasilitas sekolah agar tidak bingung dan dapat memanfaatkannya dengan baik.

Fasilitas yang Dikenalkan:

      Ruang kelas dan ruang guru

      Perpustakaan

      Masjid/mushola sekolah

      UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

      Kantin sekolah

      Toilet siswa

      Lapangan/area bermain

      Pos satpam dan area penjemputan

Kegiatan: bila memungkinkan, lakukan tur keliling sekolah (walking tour) selama 15–20 menit dengan guru pendamping menjelaskan fungsi setiap area secara singkat sambil berbaris rapi.

D. Games Kelompok

Tujuan: membangun kekompakan, kerja sama, dan keceriaan antarsiswa di akhir sesi.

1. Games "Estafet Nama dan Hobi"

      Alat: tidak ada, cukup formasi lingkaran/barisan.

      Cara main: siswa pertama menyebut nama dan hobinya, siswa kedua mengulang nama-hobi siswa pertama lalu menambahkan miliknya sendiri, dan seterusnya secara berantai.

      Nilai yang ditanamkan: konsentrasi, mendengarkan, dan mengenal teman baru.

2. Games "Estafet Bola Kekompakan"

      Alat: 1 bola plastik/kertas per kelompok.

      Cara main: siswa dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang), bola dipindahkan dari siswa pertama ke terakhir melalui atas kepala secara bergantian tanpa menjatuhkannya; kelompok tercepat dan paling rapi menjadi pemenang.

      Nilai yang ditanamkan: kerja sama tim dan semangat sportivitas.

3. Games "Tebak Ekspresi 6S"

      Alat: tidak ada.

      Cara main: satu siswa maju memperagakan salah satu perilaku 6S (misalnya menyapa dengan santun), siswa lain menebak perilaku mana yang diperagakan.

      Nilai yang ditanamkan: pengulangan pemahaman budaya 6S dengan cara menyenangkan.

Penutup Sesi: akhiri seluruh rangkaian Hari ke-2 dengan doa bersama dan pesan singkat guru, "Hari ini kalian sudah belajar mengenal diri sendiri dan aturan sekolah — besok kita lanjutkan petualangan MPLS dengan semangat baru!"

MATERI AJAR KELAS 3 ABDULLAH BIN UMAR SENIN 20 JULI 2026

   📅 Senin, 20 Juli 2026 ⭐ Pembelajaran Kelas 3 Selamat Belajar, Anak Hebat! 🎒 GURU PENGAMPU Sri rahayu, S.Pd. IPAS — PANCAINDRA BAHASA I...