Minggu, 25 Oktober 2026

TES IT 2026 -- SRI RAHAYU


✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Abdullah bin Umar
Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama GuruSri Rahayu, S.Pd.
Mata PelajaranMATEMATIKA
Hari / TanggalSENIN, 26 OKTOBER 2026
Fase / KelasFASE B / III
MateriPERKALIAN BILANGAN CACAH SAMPAI 100
Pertemuan Ke2

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

πŸ₯š Perkalian Bilangan Cacah sampai 100 ✖️

Matematika • Kelas 3 SD/MI (Fase B)

πŸ“‹ Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1000.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang, menyatakan perkalian dalam kalimat matematika, dan menghitung hasil perkalian bilangan cacah sampai 100 dengan tepat dan mandiri.
NoPelaksanaan dalam kegiatan belajarKategori
1Mengerjakan 5 soal review bilangan cacah dengan tenangMindful
2Menonton video pembelajaran perkalian bilangan cacahJoyful
3Menyimak penjelasan perkalian sebagai penjumlahan berulang beserta gambar telur dalam keranjangMeaningful
4Bermain lempar bola ke gambar telur, lalu menjawab soal perkalian di telur tersebutJoyful
5Memecahkan masalah perkalian dalam kehidupan sehari-hari bersama temanMeaningful
6Mengerjakan asesmen dan berefleksi tentang hal yang sudah dipahamiMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

Mengingat: siswa mengingat kembali bilangan cacah dan operasi penjumlahan serta pengurangan.
Menyimak: siswa menyimak video dan mengenal bahwa perkalian adalah cara cepat menghitung benda yang berkelompok.
Memahami: siswa menjelaskan arti perkalian sebagai penjumlahan berulang, contohnya 4 × 5 = 5 + 5 + 5 + 5.
Menuliskan: siswa menuliskan penjumlahan berulang menjadi perkalian dengan simbol ×.
Menghitung: siswa menghitung hasil perkalian sederhana sampai 100 dengan tepat.
Menyelesaikan: siswa mengerjakan asesmen dan menyelesaikan soal cerita perkalian secara mandiri.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (siswa memecahkan masalah perkalian dalam kehidupan sehari-hari). Metode: pengamatan video, permainan lempar bola, diskusi, tanya jawab, dan pengerjaan LKPD.

πŸ”„ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Jawablah soal tentang bilangan cacah sampai 1000!
  1. 250 + 300 = ........
  2. 475 − 125 = ........
  3. Bilangan 306 dibaca ........
  4. Tuliskan dengan angka: lima ratus dua puluh = ........
  5. 5 + 5 + 5 = ........
Kunci jawaban: 1. 550   2. 350   3. tiga ratus enam   4. 520   5. 15

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, tonton video tentang perkalian bilangan cacah. Perhatikan, bagaimana cara menghitung benda yang banyak dengan cepat!






1. Apa itu perkalian?

Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama. Perkalian adalah cara cepat untuk menghitung benda yang tersusun dalam kelompok yang sama banyak.
Contoh: 3 × 4 dibaca "tiga kali empat". Artinya ada 3 kelompok, setiap kelompok berisi 4, jadi 4 + 4 + 4 = 12.

2. Contoh perkalian

🧺 Telur dalam keranjang
Ibu punya 4 keranjang. Setiap keranjang berisi 5 telur. Berapa telur seluruhnya?
🧺πŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯š
🧺πŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯š
🧺πŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯š
🧺πŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯šπŸ₯š
Penjumlahan berulang: 5 + 5 + 5 + 5 = 20
Perkalian: 4 × 5 = 20
Jadi, telur seluruhnya ada 20 butir. πŸ₯š
CeritaPenjumlahan berulangPerkalianHasil
🧺 4 keranjang, tiap keranjang 5 telur5 + 5 + 5 + 54 × 520
🍽️ 3 piring, tiap piring 6 kue6 + 6 + 63 × 618
🚲 5 sepeda, tiap sepeda 2 roda2 + 2 + 2 + 2 + 25 × 210
πŸ“¦ 2 kotak, tiap kotak 10 pensil10 + 102 × 1020

3. Cara menulis dan membaca perkalian

4banyak kelompok
5isi tiap kelompok
20hasil perkalian
4 × 5 = 20
Dibaca: "empat kali lima sama dengan dua puluh".

4. Cara menghitung hasil perkalian

Cara 1: gambar 3 kelompok, tiap kelompok 4 titik

Hitung semuanya: 12
Cara 3: melompat pada garis bilangan
04812
0 → 4 → 8 → 12
CaraContoh untuk 3 × 4
Cara 1: menghitung benda satu per satuGambar 3 kelompok, tiap kelompok 4 titik, lalu hitung semuanya: 12
Cara 2: menjumlahkan bilangan yang berulang4 + 4 + 4 = 12
Cara 3: melompat pada garis bilanganMulai dari 0, lompat 3 kali, tiap lompatan 4 langkah: 0 → 4 → 8 → 12

5. Ayo pecahkan masalah!

πŸ“– Masalah: Ayah membeli 6 kantong jeruk. Setiap kantong berisi 4 jeruk. Berapa jeruk yang dibeli Ayah seluruhnya?
Diketahui: 6 kantong, tiap kantong berisi 4 jeruk.
Ditanya: banyak jeruk seluruhnya.
Penyelesaian: 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 24, atau 6 × 4 = 24.
Jadi, Ayah membeli 24 jeruk. 🍊

6. Permainan Lempar Bola ke Telur 🎯

Guru menempel gambar telur ayam yang berisi soal perkalian di papan. Satu per satu, siswa melempar bola hingga mengenai telur, lalu menjawab soal perkalian pada telur tersebut. Setelah itu guru bertanya: "Bagaimana cara menghitung jumlah totalnya?" Teman-teman yang lain boleh menanggapi.

7. Tabel Perkalian 2, 5, dan 10 πŸ“Œ

Perkalian 2Perkalian 5Perkalian 10
1 × 2 = 21 × 5 = 51 × 10 = 10
2 × 2 = 42 × 5 = 102 × 10 = 20
3 × 2 = 63 × 5 = 153 × 10 = 30
4 × 2 = 84 × 5 = 204 × 10 = 40
5 × 2 = 105 × 5 = 255 × 10 = 50
6 × 2 = 126 × 5 = 306 × 10 = 60
7 × 2 = 147 × 5 = 357 × 10 = 70
8 × 2 = 168 × 5 = 408 × 10 = 80
9 × 2 = 189 × 5 = 459 × 10 = 90
10 × 2 = 2010 × 5 = 5010 × 10 = 100
πŸ₯ Tahukah kamu? 4 × 5 dan 5 × 4 hasilnya sama, yaitu 20. Kalau letak bilangannya ditukar, hasil perkalian tetap sama. Jadi, kamu bisa memilih urutan yang paling mudah untukmu!

πŸ“ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang ....
    A. berbeda   B. sama   C. kecil   D. besar
  2. 5 + 5 + 5 + 5 jika ditulis dalam bentuk perkalian menjadi ....
    A. 4 × 5   B. 5 × 5   C. 4 × 4   D. 5 + 4
  3. Hasil dari 3 × 6 adalah ....
    A. 9   B. 12   C. 18   D. 21
  4. Ibu memiliki 5 kotak. Setiap kotak berisi 10 kue. Banyak kue seluruhnya adalah ....
    A. 15   B. 50   C. 55   D. 500
  5. Pada 6 × 4 = 24, bilangan 24 disebut ....
    A. banyak kelompok   B. isi tiap kelompok   C. hasil perkalian   D. tanda kali

B. Isian

  1. Bentuk perkalian dari 8 + 8 + 8 adalah ........
  2. 4 × 5 = ........
  3. 6 × 10 = ........

C. Esai

  1. Ayah membeli 4 kantong jeruk. Setiap kantong berisi 6 jeruk. Tuliskan penjumlahan berulang dan perkaliannya, lalu hitung banyak jeruk seluruhnya!
  2. Ada 3 piring. Setiap piring berisi 5 kue. Berapa kue seluruhnya? Jelaskan cara menghitungnya!

πŸ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan ganda: 1. B   2. A   3. C   4. B   5. C
Isian: 6. 3 × 8   7. 20   8. 60
Esai 9: Penjumlahan berulang: 6 + 6 + 6 + 6 = 24. Perkalian: 4 × 6 = 24. Jadi, jeruk seluruhnya ada 24 buah.
Esai 10: Ada 3 piring dan tiap piring berisi 5 kue. Penjumlahan berulang: 5 + 5 + 5 = 15. Perkalian: 3 × 5 = 15. Jadi, kue seluruhnya ada 15 buah.

✅ Kesimpulan

Perkalian adalah penjumlahan berulang dari bilangan yang sama. Perkalian ditulis dengan tanda ×, misalnya 4 × 5 berarti 5 + 5 + 5 + 5 = 20. Bilangan pertama menunjukkan banyak kelompok, bilangan kedua menunjukkan isi tiap kelompok, dan hasilnya adalah jumlah seluruhnya. Dengan perkalian, kita bisa menghitung benda yang banyak dengan lebih cepat dan tepat.

πŸ‘©‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa menganggap perkalian hanya hafalan dan bingung membedakan banyak kelompok dengan isi tiap kelompok.Gunakan benda konkret atau kartu gambar kelompok, biasakan siswa menulis penjumlahan berulang terlebih dahulu sebelum menuliskan perkalian, dan libatkan orang tua untuk berlatih dengan benda di rumah.

πŸŽ‰ Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨

😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?

Klik salah satu emoji di bawah ini!

πŸ“ Refleksi Belajarmu

Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?

πŸ’« Pesan Semangat

πŸ’ͺ
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!

Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!

⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! πŸ‘‹
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh







MATERI AJAR BAHASA INDONESIA SENIN, 26 OKTOBER 2026


✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Abdullah Bin Umar

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Sri Rahayu, S.Pd.

MATA PELAJARAN

BAHASA INDONESIA 

HARI / TANGGAL

SENIN, 26 OKTOBER 2026

FASE/ KELAS

FASE B/ III

Materi

TEKS NARATIF: Menulis Kalimat aktif dan pasif

#

Pertemuan Ke

24

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟 

🦊 Kalimat Aktif dan Pasif pada Cerita Fabel 🐌

Bahasa Indonesia • Kelas 3 SD/MI (Fase B)

πŸ“‹ Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menulis teks narasi sederhana dengan kalimat yang tepat dan runtut, memahami isi dan pesan teks, serta menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang beragam untuk menyampaikan gagasan (Kepmendikdasmen No. 046/H/KR/2025).

*Rumusan CP diringkas. Mohon dicocokkan dengan dokumen resmi CP Bahasa Indonesia Fase B sebelum dipublikasikan.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu menulis kalimat aktif dan pasif dalam sebuah teks cerita naratif bertema fabel.

NoPelaksanaan dalam kegiatan belajarKategori
1Mengerjakan 5 soal review pesan moral/amanat dengan tenangMindful
2Menonton video cerita Sangkuriang sebagai pemantikJoyful
3Membaca cerita fabel dan menandai kalimat aktif (hijau) dan pasif (oranye)Meaningful
4Menyimak penjelasan ciri kalimat aktif dan pasif lewat kartu warna subjek-predikat-objekMeaningful
5Bermain tukar posisi kata untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif dan sebaliknyaJoyful
6Mengerjakan asesmen dan berefleksi tentang kalimat yang sudah ditulisMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat: siswa mengingat kembali pesan moral lewat soal review.
  2. Menyimak: siswa menonton video cerita dan mengenal urutan peristiwa dalam cerita.
  3. Mengamati: siswa membaca fabel dan menemukan kalimat aktif dan pasif yang disorot.
  4. Memahami: siswa menjelaskan perbedaan kalimat aktif dan pasif berdasarkan pelaku dan imbuhan.
  5. Mencoba: siswa mengubah kalimat aktif ke pasif atau sebaliknya dengan menukar posisi kata.
  6. Menulis: siswa mengerjakan asesmen dan menulis kalimat aktif dan pasif pada cerita fabel.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning (siswa menemukan ciri kalimat aktif dan pasif dari teks). Metode: membaca nyaring, tanya jawab, permainan kartu kata, dan penugasan menulis.

πŸ”„ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Jawablah soal tentang pesan moral/amanat berikut!

  1. Pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca melalui cerita disebut ........
  2. Semut rajin bekerja, sedangkan Belalang hanya bermain dan akhirnya kelaparan. Apa pesan moral cerita ini?
  3. Singa melepaskan Tikus. Kelak Tikus menolong Singa yang terjebak jaring. Apa pesan moral cerita ini?
  4. Kelinci yang sombong kalah lomba lari dari Kura-kura. Apa pesan moral cerita ini?
  5. Pesan moral biasanya dapat kita temukan di bagian ........ cerita.
Kunci jawaban: 1. amanat   2. kita harus rajin dan tidak malas   3. kebaikan akan dibalas kebaikan, dan jangan meremehkan yang kecil   4. jangan sombong   5. akhir

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, tonton video cerita Sangkuriang berikut. Perhatikan siapa yang melakukan pekerjaan dalam cerita!

▶ Tonton Cerita Sangkuriang

1. Contoh teks cerita fabel

🦌🐌🏁

Si Kancil dan Siput

Si Kancil sangat sombong. Ia menantang Siput berlomba lari. Tantangan itu diterima Siput dengan tenang.

Siput meminta teman-temannya berbaris di sepanjang jalan. Pesan Siput diikuti oleh teman-temannya.

Kancil berlari sekencang-kencangnya. Setiap kali Kancil memanggil, seekor siput menjawab dari depan. Kancil bingung dan kelelahan.

Lomba itu dimenangkan oleh Siput. Kancil malu dan meminta maaf.

Pesan cerita: Jangan sombong dan jangan meremehkan orang lain.

2. Kalimat yang disorot

Kalimat aktifKalimat pasif
Ia menantang Siput berlomba lari.Tantangan itu diterima Siput dengan tenang.
Siput meminta teman-temannya berbaris.Pesan Siput diikuti oleh teman-temannya.
Kancil berlari sekencang-kencangnya.Lomba itu dimenangkan oleh Siput.
Kancil malu dan meminta maaf.

3. Penjelasan kalimat aktif dan pasif

Kalimat aktif: subjek (pelaku) melakukan pekerjaan. Predikatnya biasanya berawalan me- atau ber-.

Kalimat pasif: subjek dikenai pekerjaan. Predikatnya biasanya berawalan di-, dan pelaku sering ditulis dengan kata oleh.

Aktif:KancilmenantangSiput
⬇ tukar posisi, ubah me- menjadi di-
Pasif:Siputditantangoleh Kancil
πŸ”‘ Kunci: Pada kalimat aktif, pelaku di depan. Pada kalimat pasif, yang dikenai pekerjaan di depan.

4. Ayo berlatih mengubah kalimat

Langkah: (1) cari pelaku, (2) cari yang dikenai pekerjaan, (3) tukar posisinya, (4) ubah awalan me- menjadi di- (atau sebaliknya), (5) tambahkan oleh bila perlu.

AktifPasif
Ibu memasak nasi.Nasi dimasak (oleh) Ibu.
Kancil menantang Siput.Siput ditantang oleh Kancil.
Kambing memakan rumput.........
........Pohon ditebang oleh Pak Tani.
Burung membangun sarang.........
Kunci latihan: Rumput dimakan (oleh) Kambing.  |  Pak Tani menebang pohon.  |  Sarang dibangun (oleh) Burung.

πŸ“ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan disebut kalimat ....
    A. tanya   B. aktif   C. seru   D. pasif
  2. Kalimat pasif ditunjukkan oleh kalimat ....
    A. Kancil menantang Siput.   B. Siput berlari.   C. Kancil tidur.   D. Siput ditantang oleh Kancil.
  3. Bentuk pasif dari "Ibu menyapu halaman." adalah ....
    A. Halaman disapu Ibu.   B. Halaman menyapu Ibu.   C. Ibu disapu halaman.   D. Ibu menyapukan halaman.
  4. Awalan yang menjadi ciri kalimat pasif adalah ....
    A. me-   B. ber-   C. di-   D. pe-
  5. Bentuk pasif dari "Kura-kura memenangkan lomba itu." adalah ....
    A. Kura-kura dimenangkan lomba itu.   B. Lomba itu memenangkan oleh kura-kura.   C. Lomba itu menang kura-kura.   D. Lomba itu dimenangkan oleh kura-kura.

B. Isian

  1. Kancil melihat Siput. Kalimat pasifnya: Siput ........ oleh Kancil.
  2. Kue dimakan oleh Tupai. Kalimat aktifnya: Tupai ........ kue.
  3. Burung Hantu mengajari anak-anak tupai. Kalimat pasifnya: Anak-anak tupai ........ oleh Burung Hantu.

C. Esai

  1. Ubahlah kalimat aktif berikut menjadi kalimat pasif!
    a. Semut mengangkat remah roti.
    b. Singa menolong Tikus.
  2. Tulislah dua kalimat cerita fabel tentang Kancil: satu kalimat aktif dan satu kalimat pasif. Tandai mana yang aktif dan mana yang pasif!

πŸ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan ganda: 1. B   2. D   3. A   4. C   5. D

Isian: 6. dilihat   7. memakan   8. diajari

Esai 9: a. Remah roti diangkat (oleh) Semut.   b. Tikus ditolong (oleh) Singa.

Esai 10: Contoh: "Kancil mencari makanan di hutan." (aktif). "Kancil ditolong oleh Gajah." (pasif). Jawaban lain diterima jika kalimat dan penandaannya tepat.

✅ Kesimpulan

Pada kalimat aktif, subjek melakukan pekerjaan (contoh: Kancil menantang Siput). Pada kalimat pasif, subjek dikenai pekerjaan (contoh: Siput ditantang oleh Kancil). Untuk mengubahnya, tukar posisi pelaku dan yang dikenai, lalu ubah awalan me- menjadi di- atau sebaliknya. Cerita fabel yang memakai kalimat aktif dan pasif menjadi lebih hidup dan bervariasi.

πŸ‘©‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa tertukar menentukan pelaku dan yang dikenai pekerjaan, sehingga salah saat mengubah kalimat aktif ke pasif.Gunakan kartu kata berwarna (pelaku, pekerjaan, yang dikenai) agar siswa menukar posisi secara langsung, lalu latih dengan kalimat pendek dari kegiatan sehari-hari.


πŸŽ‰ Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
πŸ“ Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
πŸ’« Pesan Semangat
πŸ’ͺ
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
πŸ“š
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! πŸ‘‹
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

TES IT 2026 -- SRI RAHAYU

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨ Pembelajaran Harian Kelas 3 Abdullah bin Umar Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung IDENTITAS Nama Guru ...