Rabu, 12 Agustus 2026

MATERI AJAR KELAS 3 ABDULLAH BIN UMAR, KAMIS 13 AGUSTUS 2026

 





✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Abdullah 

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

NAMA GURU

Sri Rahayu, S.Pd.

HARI / TANGGAL

 Kamis, 13 Agustus 2026

FASE / KELAS

Fase B / Kelas III

MATA PELAJARAN

 Bahasa Indonesia

MATERI

 Huruf Kapital

#

PERTEMUAN KE

 Ke-8

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu Huruf Kapital. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

Bahasa Indonesia · Kelas 3

Yuk, Belajar Huruf Kapital!

Menulis kalimat dengan rapi dan benar ✨

📋 Identitas Pembelajaran

Capaian PembelajaranPada akhir Fase B, peserta didik mampu menulis teks narasi, deskripsi, rekon, prosedur, dan eksposisi sederhana dengan menerapkan kaidah kebahasaan (termasuk ejaan dan tanda baca) sesuai konteks, serta mampu menggunakan kosakata baru yang memperkaya penulisannya.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu menggunakan huruf kapital dengan baik dan benar dalam kalimat sederhana sesuai kaidah ejaan Bahasa Indonesia.
MateriHuruf Kapital
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning (siswa menemukan sendiri aturan huruf kapital melalui pengamatan contoh dan bukan contoh)
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, penugasan, dan permainan edukatif
Media dan Alat Peraga
• Video pembelajaran huruf kapital
• Kartu kata bergambar (contoh nama orang, tempat, hari, bulan)
• Papan tulis dan spidol warna-warni
• Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
• Contoh teks/kalimat sehari-hari bertema lingkungan Lampung
• Buku cerita bergambar sebagai contoh judul buku
• Proyektor/laptop untuk menayangkan video

🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Mengamati video pembelajaran tentang huruf kapital sambil bernyanyi Joyful
Berdoa dan merenungkan kaitan huruf kapital dengan nama-nama ciptaan Allah Swt Mindful
Mengerjakan soal benar/salah untuk mengaktifkan kembali ingatan materi sebelumnya Mindful
Menemukan sendiri aturan huruf kapital dari contoh kalimat sehari-hari (nama teman, nama sekolah, nama tempat di Lampung) Meaningful
Berlatih menulis kalimat dengan huruf kapital yang benar tentang lingkungan sekitar siswa Meaningful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai dengan tingkat kesulitan bertahap Joyful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Siswa mengingat kembali aturan huruf kapital di awal kalimat dan nama orang (materi sebelumnya).
  2. Siswa mengamati video dan contoh kalimat untuk menemukan aturan huruf kapital lainnya.
  3. Siswa mendiskusikan dan menyimpulkan aturan huruf kapital bersama guru.
  4. Siswa berlatih menerapkan huruf kapital dalam kalimat sederhana.
  5. Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.

🔄 Review Materi Sebelumnya

Ayo ingat kembali! Jawablah Benar atau Salah pada pernyataan berikut.

1. Huruf kapital digunakan di awal kalimat. (Benar)
2. nama orang seperti "budi" ditulis dengan huruf kecil semua. (Salah)
3. Huruf pertama pada kalimat "aku suka membaca buku." harus huruf kapital. (Benar)
4. Nama "Siti Aminah" cukup huruf kapital pada "Siti" saja. (Salah)
5. Kalimat "Rani pergi ke sekolah." sudah menggunakan huruf kapital dengan benar. (Benar)

🎬 Video Pembelajaran


Sebelum belajar, yuk simak video berikut!


📖 Aturan Huruf Kapital Lainnya

1. Nama Tempat

Huruf kapital digunakan pada nama tempat, seperti nama kota, provinsi, sungai, atau gunung.

Contoh: Aku tinggal di Bandar Lampung. Kami berlibur ke Pantai Mutun.

2. Nama Hari, Bulan, dan Hari Besar

Nama hari, bulan, dan hari raya selalu diawali huruf kapital.

Contoh: Kami libur setiap hari Minggu. Bulan Ramadanadalah bulan penuh berkah.

3. Nama Tuhan dan Kitab Suci

Kata ganti dan nama untuk Tuhan serta kitab suci ditulis dengan huruf kapital sebagai bentuk penghormatan.

Contoh: Allah Swt Maha Pengasih. Kami membaca Al-Qur'an setiap pagi.

4. Nama Instansi dan Lembaga

Nama sekolah, instansi, atau lembaga resmi diawali huruf kapital pada setiap kata (kecuali kata tugas).

Contoh: Aku bersekolah di SD Al Azhar 1 Bandar Lampung.

5. Judul Buku dan Karangan

Huruf kapital digunakan pada huruf pertama setiap kata dalam judul buku, kecuali kata tugas seperti "di", "ke", "dan".

Contoh: Aku sedang membaca buku "Petualangan di Hutan Lampung".

6. Gelar dan Sapaan Hormat

Huruf kapital digunakan pada gelar kehormatan dan sapaan yang diikuti nama.

Contoh: Kami memanggilnya Bu Guru Rina. Beliau bergelar Dr. Ahmad.

✍️ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

Mudah
1. Kalimat yang menggunakan huruf kapital dengan benar adalah ...
a. aku suka bermain bola.
b. Aku suka bermain bola.
c. aku Suka bermain Bola.
d. AKU suka bermain bola.
Mudah
2. Penulisan nama orang yang benar adalah ...
a. siti aminah
b. Siti aminah
c. Siti Aminah
d. SITI Aminah
Sedang
3. Nama kota yang ditulis dengan benar adalah ...
a. bandar lampung
b. Bandar lampung
c. Bandar Lampung
d. BANDAR lampung
Sedang
4. Kalimat berikut yang penulisan huruf kapitalnya tepat adalah ...
a. kami merayakan hari raya Idulfitri.
b. Kami merayakan hari raya idulfitri.
c. Kami merayakan hari raya Idulfitri.
d. Kami Merayakan hari raya Idulfitri.
Sukar
5. Judul buku yang ditulis dengan aturan huruf kapital yang tepat adalah ...
a. petualangan Di Hutan Lampung
b. Petualangan di Hutan Lampung
c. Petualangan Di hutan Lampung
d. petualangan di hutan lampung

B. Isian Singkat

Mudah
6. Perbaiki penulisan kalimat berikut: "kami tinggal di lampung."
Sedang
7. Perbaiki penulisan kalimat berikut: "hari ini adalah hari senin, aku pergi ke rumah nenek."
Sukar
8. Perbaiki penulisan kalimat berikut: "buku itu berjudul indahnya alam lampung karya bu ratna."

C. Esai

Sedang
9. Tuliskan sebuah kalimat tentang sekolahmu dengan menggunakan huruf kapital yang benar (minimal memuat nama sekolah dan nama gurumu)!
Sukar
10. Jelaskan mengapa penting menggunakan huruf kapital dengan benar saat menulis nama Allah, nama orang, dan nama tempat! Berikan satu contoh kalimatmu sendiri.

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. b   2. c   3. c   4. c   5. b

Isian Singkat:
6. Kami tinggal di Lampung.
7. Hari ini adalah hari Senin, aku pergi ke rumah Nenek.
8. Buku itu berjudul "Indahnya Alam Lampung" karya Bu Ratna.

Esai: (disesuaikan dengan jawaban siswa, dinilai berdasarkan ketepatan penggunaan huruf kapital pada nama sekolah, nama guru, dan alasan yang logis)

🌟 Kesimpulan

Huruf kapital digunakan pada awal kalimat, nama orang, nama tempat, nama hari dan bulan, nama Tuhan dan kitab suci, nama instansi, judul buku, serta gelar dan sapaan hormat. Menulis dengan huruf kapital yang benar adalah bentuk penghormatan kita, termasuk rasa syukur atas nikmat berbahasa yang Allah Swt berikan.

📝 Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa masih kesulitan membedakan kapan menggunakan huruf kapital pada nama tempat yang terdiri dari dua kata (misalnya "Bandar Lampung"), serta lupa menerapkan aturan pada nama hari/bulan saat menulis karangan bebas.
Tindak LanjutMemberikan latihan tambahan berupa permainan mencari kesalahan huruf kapital pada teks pendek, serta pembiasaan mengoreksi tulisan sendiri sebelum dikumpulkan.
Siswa yang Sudah Paham 
Siswa yang Belum Paham

MATA PELAJARAN

MATEMATIKA

MATERI

Penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000

#

PERTEMUAN KE

 Ke-8


Tujuan Pembelajaran (TP)
Yang ingin dicapai pada pertemuan ini
1. matematika
Menggunakan teknik komposisi dan dekomposisi, peserta didik dapat: (a) mengidentifikasi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000; (b) menuliskan bilangan cacah sampai 1.000 dengan tepat; (c) melakukan operasi bilangan sederhana menggunakan bilangan cacah sampai 1.000
🧩
Strategi Pembelajaran
Metode & alat peraga yang digunakan
⚗️ Metode Pembelajaran
SaintifikDiscovery LearningTanya JawabPenugasanObservasiStudi PustakaContextual Learning
🛠️ Alat Peraga
PPT / ModulMedia GambarTeks P


➕ Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 1.000

Matematika • Kelas 3

Tujuan: Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000

📘 Matematika👦 Kelas 3🕒 2 x 35 menit
هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
"Huwal-lażī ja'alasy-syamsa ḍiyā'aw wal-qamara nūraw wa qaddarahụ manāzila lita'lamụ 'adadas-sinīna wal-ḥisāb, mā khalaqallāhu żālika illā bil-ḥaqq, yufaṣṣilul-āyāti liqaumiy ya'lamụn."
🕋 QS. Yunus ayat 5: "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya serta menetapkan tempat-tempat peredarannya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan semua itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui."
💡 Kaitan dengan pelajaran hari ini: Dalam ayat ini, Allah SWT menciptakan matahari dan bulan agar manusia dapat menghitung hari, bulan, dan tahun. Ini menunjukkan bahwa berhitung (matematika) adalah ilmu yang penting dan sudah disebutkan dalam Al-Qur'an. Hari ini kita akan belajar salah satu bentuk berhitung, yaitu penjumlahan bilangan sampai 1.000, agar kita semakin pandai menghitung seperti yang Allah ajarkan.

1️⃣ Fenomena di Sekitar Kita

🧒 Di sekolah, kelas 3A mengumpulkan kelereng untuk lomba permainan tradisional. Kelas 3A punya 245 kelereng, sedangkan kelas 3B punya 132 kelereng. Jika kelereng kedua kelas digabungkan, berapa jumlah kelereng semuanya?
🔵 Ayo kita bayangkan dengan kotak nilai tempat!
245 kelereng
2 ratusan, 4 puluhan, 5 satuan
+
132 kelereng
1 ratusan, 3 puluhan, 2 satuan
✏️ Cara Menjumlah dengan Susun ke Bawah
RatusanPuluhanSatuan
245
132
377
  1. Jumlahkan satuan dahulu (dari kanan): 5 + 2 = 7
  2. Jumlahkan puluhan: 4 + 3 = 7
  3. Jumlahkan ratusan: 2 + 1 = 3
  4. Hasil akhir: 245 + 132 = 377 kelereng 🎉

2️⃣ Dua Macam Penjumlahan

✅ A. Penjumlahan Tidak Menyimpan

Terjadi jika hasil penjumlahan setiap nilai tempat (satuan, puluhan) tidak lebih dari 9, sehingga tidak perlu "meminjam" ke nilai tempat berikutnya.

📚 Soal cerita: Bu Guru membeli 213 pensil untuk kelas 3 dan 124 pensil untuk kelas 4. Berapa jumlah pensil semuanya?
Pembahasan
RatusanPuluhanSatuan
213
124
337
3 + 4 = 7 (satuan) → 1 + 2 = 3 (puluhan) → 2 + 1 = 3 (ratusan). Karena setiap hasil kurang dari 10, tidak ada yang disimpan. Jadi, 213 + 124 = 337 pensil.

🔺 B. Penjumlahan Menyimpan

Terjadi jika hasil penjumlahan pada satu nilai tempat lebih dari 9 (dua digit), sehingga angka puluhannya harus "disimpan" dan ditambahkan ke nilai tempat berikutnya.

📚 Soal cerita: Rani mempunyai 138 permen. Kakaknya memberi lagi 145 permen. Berapa jumlah permen Rani sekarang?
Pembahasan
RatusanPuluhanSatuan
¹
138
145
283
  1. Satuan: 8 + 5 = 13. Angka 3 ditulis di satuan, angka 1 disimpan ke puluhan.
  2. Puluhan: 3 + 4 + 1 (simpanan) = 8. Ditulis 8, tidak ada simpanan lagi.
  3. Ratusan: 1 + 1 = 2.
  4. Jadi, 138 + 145 = 283 permen.

🎬 Video Pembelajaran



3️⃣ Asesmen FormatifAyo Uji Pemahamanmu!

1. 213 + 124 = ...Mudah
2. 152 + 236 = ...Mudah
3. 304 + 425 = ...Mudah
4. 138 + 145 = ...Sedang
5. 256 + 117 = ...Sedang
6. Dito mengumpulkan 174 stiker. Temannya memberi 119 stiker lagi. Jumlah stiker Dito sekarang adalah ...Sedang
7. 345 + 256 = ...Sukar
8. Pentas seni di sekolah hari pertama dihadiri 268 pengunjung dan hari kedua dihadiri 375 pengunjung. Total pengunjung selama dua hari adalah ...Sukar
9. Perpustakaan sekolah memiliki 456 buku cerita, lalu mendapat sumbangan 387 buku baru. Sekarang jumlah buku di perpustakaan adalah ...Sukar
10. 487 + 496 = ...Sukar
🔑 Kunci Jawaban (untuk diperiksa ulang)
No. SoalJawaban
1B
2D
3A
4C
5A
6D
7B
8C
9D
10A

📌 Kesimpulan

Penjumlahan bilangan cacah sampai 1.000 dapat dilakukan dengan cara susun ke bawah, dimulai dari nilai tempat satuan, lalu puluhan, kemudian ratusan.

  • Tidak menyimpan: setiap hasil penjumlahan nilai tempat kurang dari 10.
  • Menyimpan: jika hasil penjumlahan nilai tempat lebih dari 9, angka puluhannya dipindahkan (disimpan) ke nilai tempat berikutnya.

Sama seperti Allah menciptakan matahari dan bulan agar manusia bisa berhitung, semoga ilmu berhitung ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin. 🌙☀️



















MATERI AJAR KELAS 3 ABDULLAH BIN UMAR, KAMIS 13 AGUSTUS 2026

  ✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨ Pembelajaran Harian Kelas 3 Abdullah  Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung NAMA GURU Sri Rahayu, S.Pd...