Senin, 26 Oktober 2026

MATERI AJAR SENI RUPA , SELASA 27 OKTOBER 2026

 ✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Sri rahayu, S.Pd.

MATA PELAJARAN

SENI RUPA 

HARI / TANGGAL

Selasa, 27 OKTOBER 2026

FASE/ KELAS

FASE B/ III

Materi

CERITA BERGAMBAR

#

Pertemuan Ke

19 dan 20

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti. Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu cerita bergambar  Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟 



🎨 Gambar Bercerita dari Potongan Gambar ✂️

Seni Rupa • Kelas 3 SD/MI (Fase B)

📋 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengamati dan mengeksplorasi unsur rupa, lalu berkarya seni rupa dua dimensi dengan berbagai bahan dan teknik, seperti menggambar dan kolase. Peserta didik juga mampu menyampaikan gagasan atau cerita melalui karyanya serta menghargai karya orang lain (Kepmendikdasmen No. 046/H/KR/2025).

*Rumusan CP diringkas. Mohon dicocokkan dengan dokumen resmi CP Seni Rupa Fase B sebelum dipublikasikan.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu membuat gambar bercerita secara sederhana menggunakan potongan gambar.

NoPelaksanaan dalam kegiatan belajarKategori
1Mengerjakan 5 soal review jenis-jenis gambar bercerita dengan tenangMindful
2Menonton video cerita fabelJoyful
3Menyimak contoh cerita singkat bergambar dan langkah membuatnyaMeaningful
4Mencari, menggunting, dan menyusun potongan gambar dengan warna-warniJoyful
5Menempel gambar, menulis kalimat cerita, dan menceritakan karya kepada temanMeaningful
6Mengerjakan asesmen dan berefleksi tentang karya sendiriMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa menyebutkan kembali jenis-jenis gambar bercerita.
  2. Siswa menyimak cerita fabel dan mengenal urutan kejadian dalam cerita.
  3. Siswa menjelaskan cara menyampaikan cerita singkat dengan gambar.
  4. Siswa mengumpulkan, menggunting, dan menyusun potongan gambar sesuai urutan cerita.
  5. Siswa menempel potongan gambar dan menulis kalimat cerita di bawah tiap gambar.
  6. Siswa menjawab soal asesmen dan menyebutkan hal yang sudah dan belum dikuasai.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Project Based Learning (siswa menghasilkan karya gambar bercerita). Metode: demonstrasi, praktik langsung, tanya jawab, dan presentasi karya (berkeliling melihat karya teman).

🔄 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Jawablah soal tentang jenis-jenis gambar bercerita berikut!

  1. Gambar yang menceritakan satu kejadian dalam satu gambar disebut gambar ........
  2. Beberapa gambar yang disusun berurutan membentuk cerita disebut gambar ........
  3. Cerita bergambar yang memakai kotak-kotak gambar dan balon kata disebut ........
  4. Gambar berseri harus disusun berdasarkan ........ kejadian.
  5. Sebutkan satu manfaat gambar bercerita!
Kunci jawaban: 1. tunggal   2. berseri   3. komik   4. urutan   5. membantu kita memahami dan menyampaikan cerita dengan lebih mudah (jawaban lain yang sesuai diterima)

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, tonton video cerita fabel berikut. Perhatikan urutan kejadiannya, karena nanti kamu akan menceritakannya lewat gambar!

▶ Tonton Cerita Fabel

Apa itu gambar bercerita dari potongan gambar?

Gambar bercerita adalah gambar yang menyampaikan sebuah cerita. Kita bisa membuatnya dari potongan gambar yang digunting dari majalah, koran bekas, atau kertas warna, lalu ditempel berurutan. Teknik menempel ini disebut kolase.

Contoh cerita singkat menggunakan gambar

Si Kancil dan Pohon Mangga

Gambar 1
🦌🥭

Kancil lapar. Ia melihat mangga ranum di pohon yang tinggi.

Gambar 2
🌳🦘

Kancil melompat-lompat, tetapi tidak bisa meraih mangga itu.

Gambar 3
🐘🦌

Kancil meminta tolong kepada Gajah yang bertubuh besar.

Gambar 4
🥭🤝

Gajah menggoyang pohon. Mangga berjatuhan, lalu mereka makan bersama.

💡 Pesan cerita: Tolong-menolong dan berbagi membuat kita bahagia.

Alat dan bahan

📰Majalah / koran bekas
✂️Gunting
🧴Lem
📄Kertas karton / HVS
🖍️Pensil warna / spidol

Langkah membuat gambar bercerita dari potongan gambar

  1. Pilih cerita sederhana dan bagi menjadi 4 kejadian (awal, masalah, bantuan, akhir).
  2. Cari gambar yang sesuai dari majalah atau koran bekas.
  3. Gunting dengan rapi mengikuti garis tepi gambar.
  4. Susun dulu di atas kertas sesuai urutan cerita, jangan langsung dilem.
  5. Tempel dengan lem tipis agar kertas tidak kusut.
  6. Tulis kalimat cerita di bawah setiap gambar dan beri judul.
  7. Hias dan warnai bagian kosong, lalu ceritakan karyamu kepada teman.
🌟 Tips: Pakai gambar dengan ukuran hampir sama, susun rapi dari kiri ke kanan, dan jaga kebersihan kelas dengan membuang sisa potongan ke tempat sampah.

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Gambar yang dibuat dari potongan kertas atau gambar yang ditempel disebut ....
    A. lukisan   B. kolase   C. patung   D. batik
  2. Alat untuk menempel potongan gambar pada kertas adalah ....
    A. pensil   B. gunting   C. penghapus   D. lem
  3. Potongan gambar dapat kita ambil dari ....
    A. majalah atau koran bekas   B. buku perpustakaan   C. buku teman   D. buku pelajaran baru
  4. Sebelum ditempel, potongan gambar sebaiknya ....
    A. langsung dilem   B. dibuang   C. disusun dulu di kertas   D. diwarnai hitam
  5. Potongan gambar disusun sesuai ....
    A. warna paling terang   B. urutan kejadian cerita   C. ukuran gambar   D. nama teman
  6. Pada cerita "Si Kancil dan Pohon Mangga", gambar kedua menunjukkan Kancil ....
    A. melompat tetapi tidak sampai   B. makan mangga   C. tidur   D. berlari
  7. Tulisan di bawah gambar diperlukan agar ....
    A. kertas penuh   B. gambar lebih berat   C. kertas lebih tebal   D. orang lain memahami isi cerita
  8. Agar gambar bercerita tampak rapi, kita perlu ....
    A. menempel secara acak   B. memakai banyak lem   C. memotong rapi dan menyusun teratur   D. memotong asal
  9. Urutan gambar cerita "kelinci tersesat" yang tepat adalah ....
    A. bermain – tersesat – bertemu ibu – pulang   B. pulang – tersesat – bermain – bertemu ibu   C. tersesat – pulang – bermain – bertemu ibu   D. bertemu ibu – bermain – pulang – tersesat
  10. Gambar terakhir menunjukkan Kancil dan Gajah berbagi mangga. Pesan yang tepat adalah ....
    A. kita harus serakah   B. tolong-menolong dan berbagi membuat bahagia   C. kita harus mengambil sendiri   D. hewan besar selalu menang

B. Isian

  1. Gambar dari potongan bahan yang ditempel disebut ........
  2. Dalam gambar bercerita, setiap gambar mewakili satu ........ dalam cerita.
  3. Agar orang tahu nama ceritamu, gambar perlu diberi ........
  4. Bagian akhir cerita biasanya berisi ........ atau amanat.
  5. Jika ceritamu terdiri atas 5 kejadian, kamu butuh paling sedikit ........ potongan gambar.

C. Esai

  1. Sebutkan 4 alat dan bahan untuk membuat gambar bercerita dari potongan gambar!
  2. Jelaskan langkah-langkah membuat gambar bercerita dari potongan gambar!
  3. Mengapa potongan gambar harus disusun sesuai urutan cerita? Jelaskan!
  4. Tulis satu kalimat cerita untuk setiap gambar berikut: (1) anak menanam biji, (2) anak menyiram tanaman, (3) biji tumbuh menjadi pohon.
  5. Rancang idemu: tulis judul ceritamu, 4 gambar yang kamu butuhkan, dan pesan yang ingin kamu sampaikan!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan ganda: 1. B   2. D   3. A   4. C   5. B   6. A   7. D   8. C   9. A   10. B

Isian: 11. kolase   12. kejadian (bagian)   13. judul   14. pesan   15. 5

Esai 16: Contoh: majalah/koran bekas, gunting, lem, kertas karton, pensil warna (empat benda yang sesuai diterima).

Esai 17: Memilih cerita, mencari gambar, menggunting rapi, menyusun dulu, menempel, menulis kalimat cerita dan judul, lalu menghias.

Esai 18: Agar ceritanya runtut dan mudah dipahami; jika acak, pembaca bingung kejadian mana yang lebih dulu.

Esai 19: Contoh: (1) Adi menanam sebutir biji di pot. (2) Setiap pagi Adi menyiramnya. (3) Biji itu tumbuh menjadi pohon yang hijau.

Esai 20: Jawaban bebas, dinilai dari kelengkapan judul, 4 gambar yang runtut, dan pesan yang sesuai.

✅ Kesimpulan

Gambar bercerita dapat dibuat dari potongan gambar dengan teknik kolase. Kita memilih cerita, mencari dan menggunting gambar, menyusunnya sesuai urutan, menempelnya, lalu menulis kalimat cerita dan judul. Karya yang rapi dan runtut membuat pesan cerita mudah dipahami teman.

👩‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa kesulitan menemukan potongan gambar yang sesuai ceritanya, sehingga kegiatan menjadi lama.Minta siswa membawa majalah atau koran bekas sehari sebelumnya, dan sediakan kumpulan gambar bertema (hewan, buah, alam) di kelas sebagai cadangan.


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

MATERI AJAR MTK SELASA, 27 OKTOBER 2026

 

MATERI AJAR MTK SELASA, 27 OKTOBER 2026


✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Sri Rahayu, S.Pd.

Hari / Tanggal

Selasa, 27 Oktober 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

MATEMATIKA 

Materi


KALIMAT MATEMATIKA: PENgurangan

#

Pertemuan Ke

22

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.  


🔢 Kalimat Rumpang Pengurangan ✏️

Matematika • Kelas 3 SD/MI (Fase B)

📋 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase B, peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah, menentukan bilangan yang belum diketahui pada kalimat matematika, serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi bilangan (Kepmendikdasmen No. 046/H/KR/2025).

*Rumusan CP diringkas. Mohon dicocokkan dengan dokumen resmi CP Matematika Fase B sebelum dipublikasikan.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu menentukan nilai angka pada kalimat matematika rumpang pengurangan.

NoPelaksanaan dalam kegiatan belajarKategori
1Mengerjakan 5 soal review penjumlahan rumpang dengan tenangMindful
2Menonton video pembelajaran kalimat matematika kelas 3Joyful
3Menyimak penjelasan tiga jenis kalimat rumpang pengurangan beserta cara mengerjakannyaMeaningful
4Bermain "detektif angka": mencari angka yang hilang dengan kartu angkaJoyful
5Menyelesaikan soal cerita sehari-hari dan memeriksa jawaban bersama temanMeaningful
6Mengerjakan asesmen dan berefleksi tentang cara berpikir sendiriMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mengingat kembali cara menemukan angka yang hilang pada penjumlahan rumpang.
  2. Siswa mengenal kalimat rumpang pengurangan melalui video.
  3. Siswa menjelaskan tiga jenis kalimat rumpang pengurangan dan cara menentukan angka yang hilang.
  4. Siswa menentukan angka yang hilang pada kalimat rumpang menggunakan kartu angka.
  5. Siswa menyelesaikan soal cerita rumpang pengurangan dan memeriksa jawabannya.
  6. Siswa mengerjakan asesmen dan menjelaskan langkah yang ia gunakan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (pembelajaran berbasis masalah/soal cerita). Metode: demonstrasi alat peraga, permainan kartu angka, tanya jawab, dan diskusi.

🔄 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Carilah angka yang hilang pada penjumlahan rumpang berikut!

  1. 25 + □ = 40
  2. □ + 30 = 75
  3. 120 + □ = 200
  4. □ + 18 = 50
  5. Ayu punya 24 stiker. Ibu memberinya beberapa stiker lagi sehingga jumlahnya menjadi 40. Berapa stiker pemberian Ibu?
Kunci jawaban: 1. 15   2. 45   3. 80   4. 32   5. 16 stiker (24 + □ = 40, jadi 40 − 24 = 16)

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Yuk, tonton video tentang kalimat matematika sebelum kita belajar mencari angka yang hilang!

▶ Tonton Video Pembelajaran

Apa itu kalimat rumpang pengurangan?

Kalimat rumpang adalah kalimat matematika yang ada satu angkanya hilang (diganti kotak □). Tugas kita mencari angka yang hilang itu. Pada pengurangan, ada tiga bagian:

Bilangan awal−Pengurang=Hasil
75−40=35

Tiga jenis kalimat rumpang pengurangan

Yang hilangContohCara mengerjakan
Hasil80 − 30 = □Kurangkan: 80 − 30 = 50
Pengurang75 − □ = 40Bilangan awal − hasil: 75 − 40 = 35
Bilangan awal□ − 25 = 50Hasil + pengurang: 50 + 25 = 75
🔑 Cara memeriksa: masukkan angka ke kotak, lalu hitung lagi. Contoh: 75 − 35 = 40 ✔️ dan 75 − 25 = 50 ✔️.

Soal cerita dan pembahasan

Cerita 1 (pengurang hilang)
🍊 Ibu punya 45 jeruk. Sebagian dijual, dan sisanya 28 jeruk. Berapa jeruk yang dijual?

Awal: 45 jeruk
Dijual: ?Sisa: 28

Pembahasan:
1. Kalimat matematika: 45 − □ = 28.
2. Yang hilang adalah pengurang, maka: 45 − 28 = 17.
3. Periksa: 45 − 17 = 28 ✔️
Jadi, jeruk yang dijual ada 17.

Cerita 2 (bilangan awal hilang)
🔵 Dina punya beberapa kelereng. Ia memberi 15 kelereng kepada Adi, dan sisanya 32 kelereng. Berapa kelereng Dina mula-mula?

Awal: ?
Diberi: 15Sisa: 32

Pembahasan:
1. Kalimat matematika: □ − 15 = 32.
2. Yang hilang adalah bilangan awal, maka: 32 + 15 = 47.
3. Periksa: 47 − 15 = 32 ✔️
Jadi, kelereng Dina mula-mula ada 47.

💡 Tips cerita: (1) baca pelan-pelan, (2) tulis kalimat matematikanya, (3) tentukan bagian yang hilang, (4) hitung, (5) periksa jawaban. Kata seperti dijual, diberi, dimakan, hilang menandakan pengurangan.

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. 8 − □ = 3. Angka yang hilang adalah ....
    A. 4   B. 5   C. 6   D. 11
  2. □ − 6 = 7. Angka yang hilang adalah ....
    A. 1   B. 12   C. 14   D. 13
  3. 60 − □ = 25. Angka yang hilang adalah ....
    A. 35   B. 85   C. 45   D. 25
  4. □ − 40 = 38. Angka yang hilang adalah ....
    A. 2   B. 88   C. 78   D. 98
  5. Di kebun ada 74 mangga. Setelah beberapa dipetik, tersisa 29 mangga. Banyak mangga yang dipetik adalah ....
    A. 35   B. 45   C. 55   D. 103

B. Isian

  1. 100 − □ = 60. Angka yang hilang adalah ........
  2. □ − 125 = 75. Angka yang hilang adalah ........
  3. Toko buku punya 360 buku. Setelah terjual beberapa, tersisa 185 buku. Buku yang terjual ada ........ buku.

C. Esai

  1. Rina punya beberapa permen. Ia memberi 18 permen kepada adiknya, dan sisanya 27 permen. Tulis kalimat matematikanya, lalu tentukan banyak permen Rina mula-mula!
  2. Ada 120 siswa di aula. Sebagian siswa pulang lebih dulu, dan tersisa 75 siswa. Kemudian 23 siswa lagi pulang. Berapa siswa yang pulang lebih dulu, dan berapa siswa yang tersisa di akhir?

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan ganda: 1. B   2. D   3. A   4. C   5. B

Isian: 6. 40   7. 200   8. 175

Esai 9: □ − 18 = 27, maka 27 + 18 = 45. Jadi, permen Rina mula-mula 45.

Esai 10: 120 − □ = 75, maka 120 − 75 = 45 siswa pulang lebih dulu. Sisa akhir: 75 − 23 = 52 siswa.

✅ Kesimpulan

Pada kalimat rumpang pengurangan, ada tiga kemungkinan angka yang hilang. Jika hasil hilang, kita mengurangkan. Jika pengurang hilang, hitung bilangan awal − hasil. Jika bilangan awal hilang, hitung hasil + pengurang. Selalu periksa jawabanmu dengan memasukkannya kembali ke kalimat.

👩‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa tertukar cara menghitung: saat bilangan awal hilang, mereka malah mengurangkan sehingga jawabannya salah.Gunakan alat peraga (kelereng atau stik) dan gambar bar agar siswa melihat bahwa bilangan awal adalah gabungan sisa dan yang diambil. Biasakan memeriksa jawaban.
Siswa sulit mengubah soal cerita menjadi kalimat matematika.Latih dengan tabel "diketahui-ditanya" dan garis bawahi kata kunci seperti dijual, diberi, atau sisa.
Siswa lupa angka hilang pada tiga jenis rumpang.Tempel poster tiga jenis rumpang di dinding kelas dan ulangi lewat permainan kartu singkat tiap pagi.


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

MATERI AJAR SENI RUPA , SELASA 27 OKTOBER 2026

  ✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨ Pembelajaran Harian Kelas 3  Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung IDENTITAS Nama Guru Sri rahayu, S.P...