✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨
Nama Guru
Sri Rahayu, S.Pd.
Hari / Tanggal
Kamis, 20 Agustus 2026
Fase / Kelas
Fase B / Kelas III
Mata Pelajaran
Matematika dan B.Indonesia
Materi
MTK: perkalian bilangan cacah sampai 1.000
Bahasa Indonesia : Membaca denah Tempat Bermain
Pertemuan Ke
MTK : kesembilan
B.Indonesia : kedelapan
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐
Ayo Berlatih Perkalian!
Bilangan Cacah sampai 100 ✖️
๐ Identitas Pembelajaran
CP| Pada akhir Fase B, peserta didik mampu menyelesaikan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk penjumlahan berulang dan sifat perkalian bilangan puluhan dan satuan, untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. | |
| Tujuan Pembelajaran | Siswa mampu menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 100 (puluhan dan satuan). |
| Materi | Perkalian Bilangan Cacah sampai 100 |
| Alokasi Waktu | 2 x 35 menit |
| Model dan Metode Pembelajaran | Model: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi perkalian) Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi dengan alat peraga, latihan soal berjenjang, dan permainan berhitung |
| Media dan Alat Peraga | • Video pembelajaran perkalian bilangan cacah • Kartu perkalian (tabel perkalian 1-10) • Kelereng, kancing, atau stik es krim untuk peraga penjumlahan berulang • Proyektor/laptop untuk menayangkan video • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) • Papan tulis dan spidol warna-warni |
๐ CP
Peserta didik dapat melakukan operasi
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka dapat melakukan
operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan
benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor
๐Tujuan Pembelajaran๐งญ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Siswa mengulang kembali konsep pengurangan dengan meminjam dan tidak meminjam.
- Siswa menonton video dan mengamati contoh perkalian bilangan cacah sampai 100.
- Siswa memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui alat peraga.
- Siswa berlatih menyelesaikan perkalian bilangan satuan dan bilangan puluhan.
- Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
๐ Review Materi Sebelumnya: Pengurangan dengan Meminjam dan Tidak Meminjam
Ayo kerjakan soal latihan berikut ini!
๐ Kunci Jawaban
1. 233 2. 364 3. 432 4. 267 5. 446
๐ฌ Video Pembelajaran
Video ini menjelaskan cara menyelesaikan perkalian bilangan cacah sampai 100 secara sederhana dan bertahap.
๐ Perkalian Bilangan Cacah sampai 100
1. Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang
Perkalian adalah cara singkat untuk menjumlahkan bilangan yang sama secara berulang.
2. Perkalian Bilangan Satuan dengan Satuan
Perkalian dua bilangan satuan (1-9) biasanya dihafalkan melalui tabel perkalian.
3. Perkalian Bilangan Puluhan dengan Satuan
Perkalian bilangan puluhan dengan satuan dapat diselesaikan dengan mengalikan angka satuan terlebih dahulu, lalu mengalikan angka puluhan.
4. Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Perkalian sering digunakan saat menghitung jumlah barang dalam beberapa kelompok, jumlah uang, atau jumlah kursi dalam beberapa baris.
✍️ Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. 6 × 7 = ...
a. 36
b. 42
c. 48
d. 40
2. 8 × 9 = ...
a. 63
b. 81
c. 72
d. 64
3. 15 × 4 = ...
a. 45
b. 50
c. 60
d. 55
4. Sebuah toko memiliki 12 rak buku. Setiap rak berisi 5 buku. Jumlah buku seluruhnya adalah ...
a. 50
b. 65
c. 55
d. 60
5. Bu Rina membagikan permen kepada 23 siswa. Setiap siswa mendapat 4 permen. Jumlah permen yang dibagikan Bu Rina seluruhnya adalah ...
a. 82
b. 92
c. 88
d. 96
B. Isian Singkat
6. 9 × 5 = ____
7. 18 × 3 = ____
8. Sebuah kandang ayam berisi 6 baris kandang kecil. Setiap baris berisi 9 ekor ayam. Berapa jumlah ayam seluruhnya? ____
C. Esai
9. Hitunglah 27 × 3 dengan menunjukkan cara memecah bilangan puluhan dan satuan!
10. Buatlah sebuah soal cerita perkalian bilangan cacah sampai 100 yang berkaitan dengan kegiatan di rumahmu, lalu selesaikan soal tersebut!
๐ Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b 2. c 3. c 4. d 5. b
Isian Singkat:
6. 45
7. 54
8. 54 ekor ayam
Esai:
9. 27 × 3 = (20 × 3) + (7 × 3) = 60 + 21 = 81
10. (dinilai berdasarkan kesesuaian soal cerita dengan kegiatan sehari-hari serta ketepatan hasil perhitungan siswa)
๐ Kesimpulan
Perkalian bilangan cacah sampai 100 dapat dipahami sebagai penjumlahan berulang, dan dapat diselesaikan dengan memecah bilangan puluhan menjadi puluhan dan satuan lalu menjumlahkan hasil perkaliannya. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah barang dalam beberapa kelompok, jumlah kursi dalam beberapa baris, atau jumlah benda yang dibagikan secara merata.
๐ Identitas Pembelajaran
๐ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran
- Menonton video pembelajaran tentang cara membaca denah dan arah mata anginpenuh sukacita
- Mengerjakan soal tebak arah mata angin untuk mengingat kembali materi sebelumnyasadar
- Mengamati gambar denah tempat bermain bersama gurubermakna
- Berdiskusi kelompok menjawab pertanyaan letak wahana pada denah menggunakan arah mata anginbermakna
- Bermain "Aku di Mana?" menebak lokasi wahana pada denah secara berkelompokpenuh sukacita
- Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandirisadar
๐งญ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Siswa mengingat kembali arah mata angin (utara, timur, selatan, barat) dari materi sebelumnya.
- Siswa menonton video dan mengamati contoh denah sederhana.
- Siswa memahami simbol dan legenda yang terdapat pada denah tempat bermain.
- Siswa berlatih menentukan letak suatu wahana pada denah menggunakan arah mata angin.
- Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
๐ Review Materi Sebelumnya: Arah Mata Angin
- Arah mata angin ada 4 arah utama, yaitu utara, timur, selatan, dan barat. (Benar)
- Matahari terbit dari arah barat. (Salah)
- Arah yang berlawanan dengan utara adalah selatan. (Benar)
- Arah timur berlawanan dengan arah utara. (Salah)
- Kompas digunakan untuk menentukan arah mata angin. (Benar)
๐ฌ Video Pembelajaran
๐ Membaca Denah Tempat Bermain
Denah adalah gambar sederhana yang menunjukkan letak suatu tempat, jalan, atau bangunan dilihat dari atas. Denah membantu kita menemukan lokasi suatu benda atau tempat dengan mudah.
Pada denah biasanya terdapat simbol arah mata angin (Utara, Timur, Selatan, Barat) yang membantu kita mengetahui posisi suatu tempat, misalnya "di sebelah utara" atau "di sebelah timur".
Pertama, baca judul denah. Kedua, amati legenda atau keterangan simbol. Ketiga, perhatikan arah mata angin. Keempat, temukan letak tempat yang dicari berdasarkan posisinya terhadap tempat lain.
๐ก Contoh: Denah Tempat Bermain
Membaca denah bermanfaat saat kita berkunjung ke tempat baru, seperti taman bermain, sekolah, atau mall, agar tidak tersesat dan dapat menemukan lokasi yang dituju dengan cepat.
✍️ Asesmen Formative
A. Pilihan Ganda
B. Isian Singkat
C. Esai
๐ Kunci Jawaban
Pilihan Ganda:
1. b 2. c 3. b 4. b 5. bIsian Singkat:
6. Arah mata angin (kompas)7. Barat
8. Jungkat-jungkit dan Kolam Pasir
Esai:
9. Membaca judul denah, mengamati legenda/simbol, lalu memperhatikan arah mata angin untuk menentukan letak tempat.10. (dinilai berdasarkan kesesuaian gambar denah dan ketepatan siswa menjelaskan letak benda menggunakan arah mata angin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar