MATERI AJAR SENIN, 27 JULI 2026
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
💭 Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul pada pertemuan terakhir materi IPAS, kita belajar tentang apa saja pancaindra manusia dan contoh aktivitas sehari-hari yang menggunakan pancaindra. Sedangkan pada mata pelajaran Matematika kita juga sudah belajar tentang komposisi dari bilangan ratusan. Hari ini kita akan mendalami kedua materi tersebut ya.
📖💬 Tema dan Pesan dalam Teks Eksposisi
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat mengidentifikasi tema dan pesan dalam sebuah teks eksposisi sederhana
Anak-anak yang shalih, ayat ini mengajarkan kita untuk tidak hanya mendengar atau membaca, tetapi juga mengambil pesan terbaik dari apa yang kita dengar dan baca. Nah, hari ini kita akan belajar menemukan tema dan pesan dari sebuah cerita. Dengan begitu, kita bisa mengikuti pesan kebaikan yang ada di dalamnya, seperti orang-orang yang berakal sehat dalam ayat tadi. 🤲
Sahabat Sejati
Pada suatu pagi, Amel merasa sangat sedih. Sepatunya yang sudah usang membuat beberapa teman menertawakannya. "Sepatumu jelek sekali, seperti sepatu bekas!" ejek salah satu teman sambil tertawa. Amel hanya menunduk, menahan air mata.
Citra yang melihat kejadian itu segera menghampiri Amel. "Jangan dengarkan mereka, Amel. Sepatu tidak menentukan siapa dirimu," kata Citra dengan lembut sambil merangkul bahu Amel.
Elisa pun ikut duduk di samping mereka. "Betul kata Citra. Kita ini sahabat, kita harus saling menguatkan, bukan saling mengejek," ujar Elisa sambil tersenyum.
Amel mengangkat wajahnya, matanya masih berkaca-kaca. "Terima kasih, kalian benar-benar sahabat yang tulus," katanya sambil tersenyum kecil.
Sejak hari itu, Amel, Citra, dan Elisa semakin akrab. Mereka belajar bahwa persahabatan sejati adalah saling mendukung di saat susah maupun senang, bukan mencari kelemahan teman untuk direndahkan.
- Usang: sudah lama dan terlihat using/lusuh
- Merangkul: memeluk atau meletakkan tangan di bahu dengan penuh sayang
- Berkaca-kaca: mata yang tampak berair karena hampir menangis
- Tulus: ikhlas, jujur, dan tanpa pamrih
- Siapa saja tokoh yang ada dalam cerita "Sahabat Sejati"?
- Mengapa Amel merasa sedih di awal cerita?
- Apa yang dilakukan Citra saat melihat Amel diejek temannya?
- Apa yang dikatakan Elisa kepada Amel?
- Menurutmu, apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini?
Tema adalah gagasan utama atau ide pokok yang menjadi dasar seluruh isi cerita. Tema biasanya bisa ditemukan dengan bertanya, "Cerita ini sebenarnya membahas tentang apa?"
Contoh tema pada cerita "Sahabat Sejati" adalah persahabatan, karena seluruh cerita membahas tentang bagaimana teman saling mendukung.
Contoh-contoh tema lain yang sering muncul dalam teks eksposisi:
Pesan adalah nilai atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Pesan biasanya dapat ditemukan dari:
- Sikap dan tindakan tokoh dalam cerita
- Akibat yang terjadi dari suatu peristiwa
- Kalimat penutup atau kesimpulan cerita
Contoh pesan dari cerita "Sahabat Sejati": persahabatan sejati adalah saling mendukung, bukan saling merendahkan.
Menjaga Kebersihan Sekolah
Kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab bersama semua warga sekolah. Setiap pagi, petugas piket membersihkan kelas sebelum pelajaran dimulai. Namun, menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas piket saja.
Setiap siswa sebaiknya membuang sampah pada tempatnya dan tidak mencoret-coret meja atau dinding kelas. Jika semua warga sekolah peduli terhadap kebersihan, lingkungan belajar akan menjadi nyaman dan sehat.
Guru juga sering mengingatkan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dengan lingkungan yang bersih, siswa akan lebih semangat dan nyaman saat belajar. Kebersihan sekolah yang terjaga mencerminkan kedisiplinan warga sekolahnya.
| No | Jawaban | No | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | C | 6 | A |
| 2 | A | 7 | B |
| 3 | C | 8 | C |
| 4 | B | 9 | A |
| 5 | D | 10 | D |
🌿 Kesimpulan
Tema adalah gagasan utama yang mendasari sebuah cerita, sedangkan pesan adalah nilai atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Kita bisa menemukan pesan dengan memperhatikan sikap tokoh, akibat suatu peristiwa, dan kalimat penutup cerita. Dengan memahami tema dan pesan, kita bisa mengambil pelajaran baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
🖐️👀👃👂👅 Fungsi Pancaindra Manusia
Tujuan Pembelajaran: Mengidentifikasi fungsi masing-masing pancaindra manusia
Anak-anak yang shalih, ayat ini mengingatkan kita bahwa saat lahir kita belum tahu apa-apa. Lalu Allah memberi kita telinga untuk mendengar dan mata untuk melihat, juga hati untuk memahami. Nah, telinga dan mata itu adalah dua dari lima pancaindra kita! Hari ini kita akan belajar tentang semua pancaindra dan fungsinya. Yuk, kita bersyukur dengan cara merawat dan menggunakannya dengan baik. 🤲
Pancaindra adalah lima alat indra yang ada pada tubuh kita. Setiap indra memiliki tugas khusus untuk membantu kita mengenal dunia di sekitar kita. Yuk, kita pelajari satu per satu!
Berfungsi untuk melihat segala benda, warna, dan bentuk di sekitar kita. Contoh: melihat warna bunga, membaca tulisan.
Berfungsi untuk mendengar bunyi dan suara. Contoh: mendengar suara adzan, suara guru, dan musik.
Berfungsi untuk mencium berbagai macam bau. Contoh: mencium bau masakan ibu atau bau bunga.
Berfungsi untuk merasakan rasa makanan dan minuman, seperti manis, asin, asam, dan pahit.
Berfungsi untuk merasakan sentuhan, seperti kasar, halus, panas, dan dingin.
Kiki dan Kue yang Hilang
Suatu sore, Kiki mencium bau harum kue cokelat dari dapur menggunakan hidungnya. Ia langsung tahu bahwa ibu sedang membuat kue kesukaannya. Tapi ketika Kiki sampai di dapur, kue itu tidak ada di meja!
Kiki lalu memakai matanya untuk melihat ke seluruh dapur. Ia melihat ada remah kue di lantai dekat kursi. Kiki mendekat dan menyentuh kursi itu dengan tangannya—terasa hangat, tanda baru saja diduduki.
Tiba-tiba, Kiki mendengar suara kucing "meong" pelan di bawah meja menggunakan telinganya. Ternyata kucing peliharaannya, Milo, sedang mengendap-endap membawa sepotong kue!
Kiki tertawa. "Milo nakal ya, tapi untung pancaindraku membantu menemukanmu!" Ia lalu mengecap sedikit kue yang tersisa dengan lidahnya—rasanya manis dan lezat. Kiki bersyukur kepada Allah atas pancaindra yang membantunya memecahkan masalah hari itu.
| No | Jawaban | No | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | B | 6 | D |
| 2 | A | 7 | B |
| 3 | C | 8 | C |
| 4 | D | 9 | A |
| 5 | B | 10 | D |
🌿 Kesimpulan
Pancaindra manusia terdiri dari mata (melihat), telinga (mendengar), hidung (mencium), lidah (mengecap), dan kulit (meraba). Setiap indra punya tugas masing-masing untuk membantu kita mengenal dan memahami dunia di sekitar kita. Pancaindra adalah nikmat besar dari Allah yang harus kita syukuri dengan cara merawatnya dan menggunakannya untuk kebaikan.
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
💪 Terus semangat belajar! | 🌟 Pantang menyerah meraih cita-cita! | 📚 Jangan lupa review materi hari ini! |
dengan materi yang lebih seru dan menarik!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar