BAHA📚Muatan Pembelajaran
Materi yang dipelajari hari ini
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
Ayo, Kenali Lima Pancaindra Kita!
Cerita seru dari Kelas 3 Abdullah bin
Umar, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung 🌟
Coba pejamkan matamu
selama lima detik. Gelap, bukan? Sekarang buka lagi matamu — dunia langsung
terang, warna-warni, dan penuh cerita. Nah, bagaimana caranya kita bisa melihat
semua keindahan itu? Bagaimana pula caranya kita bisa mendengar kicau burung,
mencium wangi masakan Bunda, merasakan manisnya kue, atau merasakan lembutnya
bulu kucing? Semua itu bisa terjadi berkat anugerah istimewa dari Allah SWT
yang bernama pancaindra!
Minggu ini, anak-anak
Kelas 3 Abdullah bin Umar belajar mengenali dan menyebutkan pancaindra pada
diri mereka sendiri. Yuk, ikuti keseruannya! 👇
Pancaindra, Karunia yang
Patut Disyukuri 🤲
|
وَاللَّهُ
أَخْرَجَكُمْ مِنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔا وَّجَعَلَ
لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ “Dan Allah mengeluarkan kamu dari
perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu
pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl: 78) |
Sejak lahir, kita belum
tahu apa-apa. Lalu Allah memberi kita telinga untuk mendengar, mata untuk
melihat, hidung untuk mencium, lidah untuk mengecap, dan kulit untuk meraba.
Semua itu karunia yang luar biasa, sehingga sudah sepatutnya kita menjaga dan mensyukurinya.
💙
Kenalan Yuk dengan 5
Pancaindra 👀👂👃👅✋
Pancaindra adalah lima
alat indra pada tubuh kita yang digunakan untuk mengenali dan merasakan segala
sesuatu di sekitar kita. Yuk, kita kenalan satu per satu!
|
|
1. Mata — Si Jendela Dunia Mata ada di wajah kita, sepasang, dan
digunakan untuk melihat. Berkat mata, kita bisa melihat wajah teman, warna
pelangi, dan tulisan di papan tulis. |
|
|
2. Telinga — Si Penangkap Suara Telinga ada di kanan dan kiri kepala kita,
digunakan untuk mendengar. Suara kipas angin, suara teman memanggil, sampai
suara burung berkicau — semua bisa kita dengar berkat telinga. |
|
|
3. Hidung — Si Pencium Aroma Hidung ada di tengah wajah kita, digunakan
untuk mencium bau. Aroma masakan Bunda, wangi bunga, sampai bau tidak sedap,
semua bisa dikenali oleh hidung kita. |
|
|
4. Lidah — Si Pengecap Rasa Lidah ada di dalam mulut kita, digunakan
untuk mengecap rasa makanan dan minuman. Rasa manis permen, asam jeruk, atau
asin keripik, semua dikenali lewat lidah. |
|
|
5. Kulit — Si Peraba Ajaib Kulit menutupi seluruh tubuh kita, digunakan
untuk meraba. Lewat kulit, kita bisa merasakan halusnya kain, kasarnya batu,
panas, dan dingin. |
Serunya Bermain Sambil
Belajar 🎉
Supaya makin paham,
anak-anak diajak bermain permainan sederhana di depan kelas. Tiga teman maju ke
depan dengan mata ditutup, lalu:
●
Teman pertama diminta menebak benda dari aromanya — ternyata itu
jeruk! 🍊
●
Teman kedua diminta menebak sumber suara — tepuk tangan atau
ketukan meja? 👏
●
Teman ketiga diminta meraba dan menebak tekstur kain — halus
atau kasar? 🧣
Serunya, walaupun mata
mereka ditutup, mereka tetap bisa menebak dengan benar! Ini membuktikan bahwa
kita punya indra lain selain mata yang membantu kita mengenali benda-benda di
sekitar kita.
Yuk, Kenalan dengan Teks Eksposisi!
Belajar Bahasa Indonesia seru bersama
anak-anak Kelas 3, SD Al Azhar 1 Bandar Lampung ✏️
“Sarapan pagi sangat
penting bagi anak-anak sebelum berangkat sekolah.” Pernahkah kamu membaca
kalimat seperti itu? Kalimat itu bukan sekadar cerita, lho — itu adalah
pendapat yang disertai alasan supaya kita percaya. Nah, teks seperti inilah
yang disebut teks eksposisi!
Minggu ini, anak-anak
Kelas 3 belajar mengenal ciri dan struktur teks eksposisi. Yuk, simak
keseruannya! 👇
Apa Itu Teks Eksposisi? 🤔
Teks eksposisi adalah
teks yang berisi pendapat atau gagasan, disertai fakta pendukung, untuk
meyakinkan pembaca. Bedanya dengan teks cerita (narasi) atau teks yang
menggambarkan sesuatu (deskripsi), teks eksposisi ini isinya penjelasan dan
alasan yang masuk akal, bukan sekadar kejadian atau gambaran suasana.
Sebelum belajar lebih
jauh, Bu/Pak Guru membacakan sebuah teks pendek tentang manfaat sarapan pagi.
Anak-anak diajak menebak: “Apakah bacaan ini menceritakan kejadian, atau
menjelaskan sesuatu?” Ternyata, jawabannya adalah teks eksposisi karena berisi
penjelasan dan pendapat, bukan cerita!
Tiga Bagian Penting Teks
Eksposisi 🧩
Setiap teks eksposisi
punya tiga bagian struktur yang selalu berurutan. Yuk, kenali satu per satu!
|
|
1. Tesis (Pernyataan Pendapat) Bagian pembuka yang berisi pendapat atau
gagasan utama penulis. Biasanya muncul di awal teks, seperti kalimat pembuka
yang menyampaikan inti masalah. |
|
|
2. Argumentasi (Alasan/Fakta Pendukung) Bagian yang berisi alasan, contoh, atau fakta
yang memperkuat pendapat pada tesis. Semakin kuat argumentasinya, semakin
pembaca percaya. |
|
|
3. Penegasan Ulang Bagian penutup yang menegaskan kembali
pendapat di awal, biasanya berupa simpulan atau ajakan. Ini adalah kalimat
penutup yang mengingatkan pembaca pada inti gagasan. |
Contoh Yuk: “Manfaat
Sarapan Pagi” 🥣
Mari kita bedah bersama
contoh teks yang dibacakan guru di kelas:
|
TESIS “Sarapan pagi sangat penting bagi anak-anak
sebelum berangkat sekolah.” |
|
ARGUMENTASI “Sarapan memberikan energi agar tubuh tidak
lemas saat belajar. Selain itu, sarapan juga membantu otak berkonsentrasi
lebih baik sehingga murid dapat menerima pelajaran dengan optimal.” |
|
PENEGASAN
ULANG “Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan
sarapan pagi sebelum beraktivitas.” |
Serunya Bermain “Tebak
Struktur” 🎯
Setelah memahami
konsep, anak-anak berlatih menandai bagian tesis, argumentasi, dan penegasan
ulang secara berkelompok pada teks lain. Setiap kelompok lalu mempresentasikan
hasil temuannya di depan kelas.
Permainannya makin seru
dengan “Tebak Struktur”: guru membacakan potongan kalimat, lalu anak-anak
menebak dengan cepat — apakah itu bagian tesis, argumentasi, atau penegasan
ulang? Kelas jadi riuh dengan tebakan dan tawa, tapi pemahaman anak-anak
tentang struktur teks eksposisi makin kuat. 😄
Yuk, Coba di Rumah! 🏠
Sebagai tugas rumah,
anak-anak diminta mencari satu teks eksposisi di koran, majalah, atau internet
bersama orang tua, lalu menandai bagian tesisnya. Kegiatan sederhana ini
melatih anak untuk semakin jeli mengenali pendapat penulis dalam bacaan
sehari-hari.
|
✨ Yuk, jadi pembaca yang cerdas —
kenali pendapat dan faktanya, baru percaya! ✨ |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar